Padang Panjang – Kecelakaan tunggal bus ALS jurusan Medan-Bekasi via Padang mengakibatkan 12 orang meninggal dunia dan 23 orang luka-luka di Jalan Hamka, Kelurahan Bukit Surungan, Kecamatan Padang Panjang Barat, Selasa (6/5/2025) sekitar pukul 08.15 WIB.
Bus bernomor polisi B 7512 FGA tersebut terbalik setelah menabrak trotoar di depan Puskesmas Bukit Surungan (Busur), diduga akibat rem blong.
Korban luka-luka telah dievakuasi ke RSUD Padang Panjang, RS Yarsi, dan Puskesmas Busur untuk luka ringan.
Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, bersama Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, langsung meninjau korban di RSUD Padang Panjang.
Sebelumnya, Kapolda juga meninjau lokasi kecelakaan bersama Kapolres Padang Panjang, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, dan Wakapolres, Kompol Eridal.
Kapolda menjelaskan, pihaknya telah melakukan olah TKP, evakuasi, dan memberikan pertolongan kepada korban.
Berbagai instansi terkait seperti Basarnas, Brimob, Satpol PP, Damkar, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD Kesbangpol, dan lainnya turut dikerahkan dalam penanganan kecelakaan ini.
“Kami telah menyiapkan Posko DVI (Disaster Victim Identification) dan layanan trauma healing, khususnya bagi anak-anak korban kecelakaan, dengan bantuan psikolog dari Polda, RSUD, dan dinas terkait,” kata Kapolda.
Jasa Raharja juga telah dikoordinasikan untuk segera memberikan bantuan kepada korban.
“Kami juga mendirikan posko penanganan kecelakaan lalu lintas di RSUD ini untuk memudahkan komunikasi dengan keluarga korban,” tambahnya.
Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, menyampaikan duka cita mendalam dan menginstruksikan jajarannya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para korban.
“Kami juga menyediakan layanan psikolog dan tim dari UPTD PPPA, Dinas Sosial PPKBPPPA untuk trauma healing, terutama bagi anak-anak,” ujarnya.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Kesehatan, Faizah; Direktur RSUD, Lismawati; Kasat Pol PP Damkar, Benny; dan lainnya.






