Bukittinggi – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi tengah mematangkan persiapan untuk berlaga dalam ajang National Firefighter Skill Competition (NFSC) 2026. Kompetisi tingkat nasional ini dijadwalkan berlangsung di Kota Palembang pada 27 hingga 29 April mendatang.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi, Joni Feri, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memulai latihan intensif sejak 29 Maret 2026. Langkah ini diambil setelah mendapatkan restu dari Walikota Bukittinggi.
Joni menegaskan, timnya menargetkan pencapaian prestasi dalam ajang tersebut. Saat ini, personel yang terpilih terus menjalani latihan secara intensif guna mematangkan kesiapan fisik maupun teknis.
Untuk memaksimalkan performa, tim memanfaatkan dua lokasi latihan dengan fokus yang berbeda. Kawasan Ngarai Sianok digunakan untuk menggembleng kekuatan fisik, sementara Lapangan Ateh Ngarai difokuskan pada penguasaan teknik dan ketahanan mental.
Kompetisi ini dirancang untuk menguji ketangkasan, kekuatan fisik, serta kemampuan teknis petugas dalam simulasi darurat. Terdapat tiga kategori utama yang akan dilombakan, yakni Survival yang menguji ketangkasan dan ketahanan fisik menghadapi rintangan, Ladder Pitching untuk kecepatan evakuasi menggunakan tangga, serta Hose Laying untuk simulasi pemadaman dan evakuasi.
Sebagai informasi, NFSC merupakan kompetisi tahunan bagi institusi pemadam kebakaran di Indonesia yang pertama kali diselenggarakan pada 2016 di Kota Semarang.






