Ranah

DANA Indonesia Umumkan 35 Pemenang SisBerdaya untuk Akselerasi Bisnis UMKM Perempuan

16
×

DANA Indonesia Umumkan 35 Pemenang SisBerdaya untuk Akselerasi Bisnis UMKM Perempuan

Sebarkan artikel ini
tingkatkan-pendapatan-umkm,-dana-indonesia-umumkan-pemenang-sisberdaya-dan-disberdaya-2026
Tingkatkan Pendapatan UMKM, DANA Indonesia Umumkan Pemenang SisBerdaya dan DisBerdaya 2026

Jakarta – Sebanyak 35 pelaku usaha perempuan dari berbagai penjuru tanah air resmi dinobatkan sebagai pemenang program SisBerdaya dan DisBerdaya 2026.

Prestasi ini diraih setelah mereka berhasil menyisihkan 6.800 pendaftar melalui serangkaian proses seleksi yang sangat ketat.

Inisiatif yang digagas DANA Indonesia bersama Ant International ini menyediakan dukungan finansial ratusan juta rupiah untuk mengakselerasi pengembangan bisnis dan adopsi teknologi.

Efektivitas program ini terlihat dari performa peserta periode sebelumnya yang mencatatkan lonjakan pendapatan rata-rata hingga 113 persen.

Produktivitas usaha para alumni bahkan melesat mencapai 126 persen hanya dalam kurun waktu enam bulan setelah mengikuti pelatihan.

Fokus utama gerakan ini adalah memberdayakan UMKM perempuan serta perempuan penyandang disabilitas melalui optimalisasi ekosistem digital.

Potensi pengembangan bisnis, kecakapan teknologi, serta kontribusi nyata bagi ekonomi komunitas lokal menjadi parameter utama penilaian para pemenang.

CEO & Co-Founder DANA Indonesia, Vince Iswara, menegaskan bahwa penguasaan teknologi merupakan instrumen krusial bagi kemandirian ekonomi kaum perempuan.

Pihaknya berkomitmen penuh memastikan pelaku UMKM mampu menjadikan teknologi sebagai motor penggerak utama produktivitas bisnis mereka.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI, Irene Umar, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi DANA dalam memperkokoh fondasi ekosistem UMKM nasional.

Irene menilai keberhasilan para pemenang membuktikan bahwa hambatan dapat dikonversi menjadi peluang melalui kerja keras dan adaptasi teknologi yang tepat.

Tahun ini, jangkauan program semakin ekspansif dengan merambah wilayah Nusa Tenggara Barat, Maluku, hingga Sulawesi Tengah.

Sebelum dinobatkan sebagai juara, seluruh finalis wajib merampungkan pendampingan intensif terkait literasi keuangan dan strategi pengembangan bisnis.

Para peserta juga dibekali pelatihan khusus mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendongkrak daya saing di pasar yang semakin kompetitif.