Ranah

Danantara Investasi Rp20 Triliun Bangun Peternakan Ayam Terintegrasi

273
×

Danantara Investasi Rp20 Triliun Bangun Peternakan Ayam Terintegrasi

Sebarkan artikel ini
danantara:-groundbreaking-peternakan-ayam-6-februari-2026
Danantara: Groundbreaking Peternakan Ayam 6 Februari 2026

Jakarta – Investasi senilai Rp 20 triliun digelontorkan pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk membangun peternakan ayam terintegrasi. Groundbreaking proyek ini dijadwalkan pada 6 Februari 2026.

Langkah ini diambil untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan proyek ini menjadi bagian dari enam proyek hilirisasi yang akan dimulai pembangunannya pada tanggal tersebut.

“Enam proyek hilirisasi akan melakukan groundbreaking pada tanggal 6 Februari. Iya, termasuk proyek peternakan ayam,” kata Rosan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, sebelumnya menjelaskan bahwa pembangunan peternakan ayam ini juga bertujuan untuk menstabilkan harga telur dan bibit ayam (DOC) di pasar.

Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan peternak, memperkuat rantai pasok, menekan biaya produksi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Keterlibatan BUMN seperti PT Perkebunan Nusantara III (Persero) dan PT Berdikari dalam pendanaan ini diharapkan memberikan kepastian bagi peternak, mulai dari bibit hingga pemasaran hasil usaha.

Dengan demikian, harga tidak lagi sepenuhnya dikendalikan oleh mekanisme pasar bebas.

Hilirisasi ayam terintegrasi ini akan menjadi model produksi modern yang mencakup seluruh aspek, mulai dari pembibitan, pakan, budidaya, pengolahan, hingga distribusi dalam satu sistem.

Sebelumnya, groundbreaking proyek ini dijadwalkan pada 28 Januari 2026, namun mengalami penundaan.