BeritaRanah

Dekranasda Padang Tutup Pelatihan Membatik, Dorong Peserta Ciptakan Lapangan Kerja Baru

79
×

Dekranasda Padang Tutup Pelatihan Membatik, Dorong Peserta Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Sebarkan artikel ini
dorong-kemandirian-ekonomi,-dekranasda-padang-resmi-tutup-pelatihan-membatik-2026
Dorong Kemandirian Ekonomi, Dekranasda Padang Resmi Tutup Pelatihan Membatik 2026

Padang – Pelatihan membatik dalam rangkaian Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) 2026 resmi ditutup di Sekretariat Dekranasda Kota Padang pada Kamis (20/8/2026).

Langkah strategis ini bertujuan melahirkan wirausahawan mandiri yang kompetitif di sektor industri kreatif.

Ketua Dekranasda Kota Padang, dr. Dian Puspita Fadly Amran, menegaskan bahwa keberhasilan peserta tidak diukur dari lembar sertifikat, melainkan dari kemampuan mereka mencetak pendapatan.

Dian meminta para lulusan terus mengasah keterampilan teknis, mulai dari teknik mencanting hingga proses produksi karya seni batik.

Para peserta juga didorong untuk berinovasi dengan memanfaatkan platform digital sebagai sarana pemasaran tanpa meninggalkan identitas budaya Minangkabau.

“Setiap usaha besar dimulai dari langkah pertama, dan yang menentukan keberhasilan adalah kemauan belajar, ketekunan, serta keberanian untuk mencoba,” tegas Dian.

Kepala Disnakerin Kota Padang sekaligus Ketua Harian Dekranasda, Ferri Erviyan Rinaldy, menjelaskan bahwa pelatihan intensif ini telah berlangsung selama 31 hari dengan durasi delapan jam per hari.

Pemerintah Kota Padang menyalurkan bantuan transportasi sebesar Rp2.635.000 bagi setiap peserta yang bersumber dari APBD 2026.

Ferri mencatat dampak positif pelatihan sudah terlihat melalui tawaran kerja bagi para peserta dari sejumlah pelaku usaha batik lokal.

Ia berharap para lulusan mampu bertransformasi menjadi pengusaha mandiri yang sanggup membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat luas.

Program ini menjadi instrumen penting dalam memperkuat ekosistem kerajinan di Kota Padang secara berkelanjutan.