Jakarta – DPR RI menjadwalkan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) pada Jumat ini dan Senin mendatang. Agenda ini menyusul pengunduran diri Juda Agung dari posisi tersebut.
Juda Agung mengajukan pengunduran diri kepada Presiden Prabowo Subianto pada pekan lalu. Padahal, masa jabatannya seharusnya berakhir pada tahun 2027.
Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyatakan bahwa pengunduran diri Juda Agung berlaku sejak 13 Januari 2026. Pernyataan ini disampaikan dalam keterangan resmi pada Rabu (21/1/2026).
Alasan pengunduran diri Juda Agung belum diungkapkan oleh pihak BI.
Tiga nama telah diusulkan sebagai calon pengganti posisi tersebut.
Salah satu nama yang mencuat adalah Thomas Djiwandono, yang saat ini menjabat sebagai wakil menteri keuangan. Ia juga merupakan keponakan dari Presiden Prabowo.
Dua nama lainnya yang diusulkan adalah Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia, Solikin M. Juhro, dan Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Dicky Kartikoyono.
Sebelumnya, anggota DPR, Purbaya, sempat mengindikasikan adanya kemungkinan pertukaran posisi antara Thomas Djiwandono dan Juda Agung.
“Kayaknya switch ya kelihatannya. Kayaknya begitu, switch kelihatannya,” ujar Purbaya di Gedung DPR, Senin (19/1/2026).
Juda Agung lahir di Pontianak pada tahun 1964.
Ia meraih gelar sarjana di bidang Teknologi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 1987.
Kemudian, ia melanjutkan pendidikan di University of Birmingham dan memperoleh gelar Master di bidang Money Banking and Finance pada tahun 1995, serta gelar PhD di bidang Economics pada tahun 1999 dari universitas yang sama.
Sebelum menjabat sebagai Deputi Gubernur BI, Juda Agung pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif International Monetary Fund (IMF) di Washington DC, Amerika Serikat, pada periode 2017-2019.
Di Bank Indonesia, ia pernah menjabat sebagai Asisten Gubernur yang membawahi Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial pada periode 2020-2022.
Juda Agung resmi menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI No.147/P Tahun 2021 pada 24 Desember 2021 dan mengucapkan sumpah jabatan pada 6 Januari 2022.






