NusantaraSekitar Kita

Embarkasi Padang Tingkatkan Layanan Haji, DPR Beri Apresiasi

285
×

Embarkasi Padang Tingkatkan Layanan Haji, DPR Beri Apresiasi

Share this article
garbarata-dan-fast-track-tingkatkan-kenyamanan-jemaah,-layanan-haji-embarkasi-padang-raih-apresiasi-dpr
Garbarata dan Fast Track Tingkatkan Kenyamanan Jemaah, Layanan Haji Embarkasi Padang Raih Apresiasi DPR

Padang – Komisi VIII DPR RI memberikan apresiasi terhadap pelayanan jemaah haji lanjut usia (lansia) di Embarkasi Padang.

Bentuk apresiasi tersebut diberikan saat kunjungan kerja spesifik komisi tersebut pada penyelenggaraan haji 2025.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ansori Siregar, yang memimpin rombongan 13 anggota legislatif, pada Jumat (11/7/2025) mengungkapkan kekagumannya terhadap layanan yang diberikan di Asrama Haji Padang Pariaman.

“Kita sangat mengapresiasi, inovasinya luar biasa untuk pelayanan jemaah haji lansia, di mana konsumsi jemaah langsung diantar ke kamar. Layanan ini tidak main-main,” ujar Ansari, legislator dari daerah pemilihan Jawa Timur.

Ansari juga menyoroti data jemaah wafat dari Embarkasi Padang yang berjumlah 16 orang dari total 6.324 jemaah.

Menurutnya, angka tersebut masih dalam batas wajar dan menunjukkan bahwa pelaksanaan istitha’ah kesehatan jemaah telah berjalan dengan baik.

Ia menekankan pentingnya perhatian khusus dari pemerintah daerah terhadap istitha’ah kesehatan jemaah haji.

Senada dengan Ansari, legislator asal Sumatera Barat, Lisda Indra Joni, turut memberikan penilaian positif terhadap layanan di Embarkasi Padang.

Dia mengatakan pelayanan jemaah di Embarkasi Padang berjalan sangat baik, terutama bagi jemaah lansia, meskipun permasalahan dalam pelaksanaan haji tetap ada.

“Saat di Arab Saudi saya sempat mengunjungi jemaah dari Sumatera Barat, alhamdulillah kondisi mereka baik. Petugas baik kloter maupun kesehatan juga memperhatikan jemaah dengan sangat baik termasuk rangkaian ibadahnya,” kata Lisda.

Sementara itu, Plt. Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Edison, menjelaskan inovasi yang telah dilakukan.

Ia menyebutkan bahwa jemaah lansia diberikan id card khusus agar tidak perlu antre dan mendapatkan layanan fast track, bahkan ada layanan yang dilaksanakan di kamar.

“Jemaah lansia diberikan id card khusus, sehingga mereka tidak perlu antre. Lansia mendapat layanan fast track, bahkan ada layanannya dilaksanakan di kamar,” jelas Edison.

Edison juga menambahkan, inovasi signifikan juga diterapkan pada proses boarding di Bandara Internasional Minangkabau.

Jemaah menuju pesawat melewati garbarata, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang menggunakan tangga pesawat. “Meski jaraknya lebih panjang, namun jemaah aman dan nyaman. Tidak ada lagi jemaah yang digendong-gendong menggunakan tangga ke atas pesawat,” pungkasnya.