Lubuk Basung – Upaya memperkuat kemandirian pangan di Kabupaten Agam kini melibatkan sinergi lintas sektor yang lebih intensif. Pemerintah daerah menggandeng jajaran TNI untuk mengoptimalkan potensi sektor pertanian dan perikanan sebagai pilar utama ketahanan pangan wilayah.
Langkah strategis ini mengemuka dalam pertemuan antara Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) Kabupaten Agam, Ny. Merry Benniwarlis, dengan Wakil Komandan Yonif TP 897 Singgalang, Kapten Infanteri Yose Idoletelay, di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan setempat, Senin (8/6). Diskusi tersebut difokuskan pada pemanfaatan sumber daya lokal secara maksimal guna menjamin ketersediaan pangan yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Ny. Merry Benniwarlis menekankan bahwa keberhasilan agenda ketahanan pangan sangat bergantung pada keterlibatan aktif berbagai elemen. “Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat. Dengan kerja sama yang baik, berbagai potensi yang dimiliki daerah dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.
Dukungan penuh terhadap inisiatif ini pun datang dari pihak militer. Kapten Inf. Yose Idoletelay menyatakan komitmen Yonif TP 897 Singgalang untuk terus terlibat dalam program-program pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Pertemuan ini diharapkan menjadi katalisator bagi lahirnya langkah-langkah konkret di lapangan. Sinergi yang terbangun diproyeksikan mampu memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat di Kabupaten Agam secara berkelanjutan.






