Padang – Galeri Arsip Statis Kota Padang di lantai dua Gedung Balai Kota Lama kini bertransformasi menjadi magnet edukasi sejarah bagi generasi muda.
Lembaga kearsipan ini menyajikan narasi evolusi kota yang komprehensif melalui deretan koleksi dokumentasi historis yang tertata secara apik.
Pesona galeri tersebut menarik perhatian sekelompok mahasiswi Universitas Andalas yang melakukan kunjungan studi pada Senin (6/7/2026).
Salah satu mahasiswi, Aurelia, mengaku mendapatkan perspektif segar terkait rekam jejak pembangunan kotanya.
Ia menyatakan kegembiraannya karena berhasil menemukan berbagai fakta sejarah lokal yang sebelumnya luput dari pengetahuannya.
Rekan seperjalanannya, Fatma, menekankan pentingnya arsip foto dan dokumen lama dalam memberikan visualisasi nyata tentang perkembangan wilayah bagi generasi saat ini.
Di sisi lain, Keysha memberikan apresiasi khusus atas kesigapan petugas dalam memberikan pendampingan serta penjelasan mendalam selama kunjungan.
Narasi verbal dari para pemandu terbukti mampu membantu pengunjung memahami substansi di balik setiap artefak yang dipajang.
Pengelola Galeri Arsip Statis Kota Padang, Tifan Perdana, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus merawat arsip sebagai aset wisata edukatif yang berharga.
Masyarakat dapat menelusuri jejak transformasi Padang, mulai dari era kolonial hingga masa pascakemerdekaan, melalui dokumentasi yang autentik.
Pihak pengelola juga menyediakan akses bagi peneliti yang ingin melakukan kajian mendalam terkait sejarah daerah.
Petugas di lokasi siap memfasilitasi kebutuhan riset, mulai dari akses catatan sejarah hingga data statistik kepemimpinan wali kota dari masa ke masa.
Koleksi unik seperti dokumentasi gempa bumi 2009, surat kabar lawas, hingga regulasi Surat Izin Mengemudi (SIM) Bendi menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang turut menggalakkan program Laskar Muda untuk menanamkan kecintaan terhadap sejarah sejak dini.
Inisiatif ini memfasilitasi kunjungan edukatif berkala bagi siswa tingkat SD dan SMP di wilayah Kota Padang.
Tifan mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya kaum muda, untuk menjadikan galeri ini sebagai ruang untuk memperkuat rasa cinta terhadap daerah.






