Ranah

Haji 2026: Kemenag Tingkatkan Fasilitas, Tambah Petugas Perempuan

145
×

Haji 2026: Kemenag Tingkatkan Fasilitas, Tambah Petugas Perempuan

Sebarkan artikel ini
kemenag-siapkan-haji-ramah-perempuan,-petugas-wanita-terus-ditambah
Kemenag Siapkan Haji Ramah Perempuan, Petugas Wanita Terus Ditambah

Jakarta – Pemerintah berupaya mewujudkan ibadah haji 2026 yang ramah perempuan, seiring prediksi dominasi jemaah perempuan pada penyelenggaraan mendatang.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menjanjikan peningkatan fasilitas dan pelayanan yang berperspektif gender.

Anggota Amirul Hajj Perempuan 2023-2024, Alissa Wahid, menyambut baik penambahan petugas haji perempuan.

“Kita sangat senang jumlah petugas haji perempuan terus ditambah, karena kebutuhannya memang real, terutama pembimbing ibadah perempuan,” ungkap Alissa saat mengisi kelas Diklat PPIH Arab Saudi 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Alissa menyoroti dua tantangan utama yang dihadapi jemaah perempuan, yaitu siklus reproduksi dan perbedaan kebutuhan perlengkapan ibadah.

“Salah satunya adalah siklus reproduksi. Perempuan ada datang bulan,” jelasnya.

Ia mencontohkan perbedaan pakaian ihram antara laki-laki dan perempuan.

“Laki-laki dua lembar, perempuan berapa lapis? Hijab dan dalaman hijab, atasan dan dalaman, dalaman celana, kaus kaki, banyak,” imbuhnya.

Selain itu, fasilitas haji yang belum sepenuhnya ramah perempuan, seperti jumlah pendamping dan ketersediaan kamar mandi, menjadi perhatian.

Meski demikian, Alissa mengapresiasi peningkatan persentase petugas haji perempuan yang mencapai 33,2 persen, melampaui target 30 persen.

Direktur Bina Petugas Haji Reguler Kemenhaj, Chandra Sulistio Reksoprodjo, menegaskan pentingnya pemahaman petugas haji terhadap kebutuhan jemaah perempuan.

“Petugas haji harus sudah paham hal-hal seperti itu,” ujarnya.

Chandra menambahkan, petugas haji perlu proaktif membantu jemaah perempuan yang seringkali merasa takut bertanya.