Ranah

Industri Energi Perkuat Keandalan Infrastruktur Melalui Teknologi Pemeliharaan Preventif

116
×

Industri Energi Perkuat Keandalan Infrastruktur Melalui Teknologi Pemeliharaan Preventif

Sebarkan artikel ini
bukan-ai-atau-robot,-teknologi-ini-diam-diam-jadi-andalan-industri-modern
Bukan AI atau Robot, Teknologi Ini Diam-diam Jadi Andalan Industri Modern

Jakarta – Industri energi dan manufaktur di Indonesia kini mulai mengubah strategi investasi teknologi mereka. Alih-alih hanya mengejar ekspansi kapasitas produksi, pelaku usaha kini menempatkan perlindungan aset sebagai prioritas utama guna menjamin keberlangsungan operasional jangka panjang.

Langkah ini diambil sebagai respons atas tingginya risiko kerugian akibat kerusakan infrastruktur vital, seperti korosi, kebocoran pipa, hingga kegagalan fungsi peralatan. Gangguan teknis semacam itu tidak hanya memicu pembengkakan biaya perbaikan, tetapi juga berpotensi menghentikan aktivitas produksi yang berdampak langsung pada efisiensi bisnis.

Dalam gelaran IPA Convex 2026, Henkel memperkenalkan serangkaian solusi teknis untuk memitigasi risiko tersebut. Inovasi yang ditawarkan mencakup teknologi perlindungan korosi, penguatan sistem perpipaan, hingga proteksi termal yang dirancang khusus untuk fasilitas industri berat.

Head of Infrastructure Protection & Repair APAC at Henkel Adhesive Technologies, Hugo Quintanilla, menekankan bahwa kebutuhan akan solusi yang mampu memperpanjang usia aset sekaligus meningkatkan efisiensi energi telah menjadi agenda krusial bagi industri minyak dan gas di tanah air.

“Pendekatan proaktif ini menjadi krusial mengingat banyak fasilitas produksi di sektor energi telah beroperasi selama puluhan tahun,” ujar Hugo.

Menurutnya, di tengah tuntutan produktivitas yang semakin ketat, menjaga keandalan infrastruktur eksisting merupakan strategi kunci untuk menopang aktivitas produksi jangka panjang.

Adopsi teknologi perlindungan aset ini menandai transformasi dalam manajemen fasilitas industri modern. Pemeliharaan preventif kini tidak lagi sekadar biaya operasional, melainkan telah bertransformasi menjadi investasi strategis untuk menjaga stabilitas dan menekan potensi gangguan sejak dini.