Ranah

Jam Gadang 88 Aksi: Galang Dana Bantu Palestina

144
×

Jam Gadang 88 Aksi: Galang Dana Bantu Palestina

Sebarkan artikel ini
pengurus-jam-gadang-88-galang-dana-untuk-palestina
Pengurus Jam Gadang 88 Galang Dana untuk Palestina

Bukittinggi – Alumni SLTA Bukittinggi dan Agam angkatan 1988 yang tergabung dalam Jam Gadang 88 (JG 88) akan galang dana untuk membantu warga Palestina. Aksi solidaritas ini sebagai wujud kepedulian atas krisis kemanusiaan di Palestina.

Selain pengumpulan dana, JG 88 bersama Yayasan Jam Gadang 88 juga salurkan bantuan Mushaf Al-Qur’an. Bantuan tersebut akan diberikan ke rumah tahfidz dan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) di Bukittinggi dan Agam.

Ketua Umum terpilih Jam Gadang 88, Refnil Dodi, menyatakan pihaknya merasa terpanggil untuk meringankan beban warga Palestina.

Rencana penggalangan dana dibahas dalam rapat daring pengurus JG 88, Rabu (15/10/2025). Rapat tersebut juga membahas persiapan pelantikan pengurus JG 88 periode 2025-2028.

Pelantikan pengurus baru akan berlangsung di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Sabtu (18/10/2025).

Gubernur Sumatera Barat, Wali Kota Bukittinggi, dan Bupati Agam dijadwalkan hadir dalam acara tersebut.

“Kami sudah beraudiensi dengan Bapak Gubernur, dan beliau menyatakan kesediaannya untuk hadir sekaligus menerima secara simbolis bantuan kemanusiaan dari anggota Jam Gadang 88 untuk rakyat Palestina,” jelas Refnil Dodi.

Gubernur Sumatera Barat berpesan agar JG 88 lebih banyak melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, gubernur juga meminta JG 88 mendukung program pembangunan provinsi.

Ketua Panitia Pelantikan, Witra Neldi, mengungkapkan pelantikan diadakan di Bukittinggi. Hal ini karena sebagian besar anggota ingin kegiatan organisasi lebih fokus di kampung halaman.

Persiapan pelantikan sudah mencapai 80 persen. Gladi resik akan dilaksanakan pada Jumat malam menjelang hari pelantikan.

Witra Neldi menambahkan, JG 88 berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Kegiatan ini ditujukan baik bagi masyarakat Bukittinggi-Agam maupun isu-isu global seperti Palestina.