Ranah

PLN Raih Apresiasi Literasi, Listrik Tingkatkan Kualitas Hidup

168
×

PLN Raih Apresiasi Literasi, Listrik Tingkatkan Kualitas Hidup

Sebarkan artikel ini
keandalan-dan-keterjangkauan-listrik-hadirkan-multiplier-effect-bagi-masyarakat,-pln-raih-apresiasi-literasi-nusantara-2025
Keandalan dan Keterjangkauan Listrik Hadirkan Multiplier Effect bagi Masyarakat, PLN Raih Apresiasi Literasi Nusantara 2025

Jakarta – PT PLN (Persero) mendapatkan apresiasi dari Harian Kompas atas kontribusinya dalam meningkatkan literasi masyarakat melalui penyediaan listrik yang andal dan terjangkau. Apresiasi ini diberikan dalam acara puncak perayaan HUT Ke-60 Harian Kompas, Senin (30/6/2025).

CEO Kompas Gramedia Group, Lilik Oetama, menyampaikan bahwa literasi memiliki makna yang lebih luas dari sekadar membaca dan menulis. “Literasi adalah tentang memahami, menyaring, dan berpikir kritis,” ujarnya. Ia menambahkan, apresiasi ini menjadi dorongan bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan pengetahuan di tengah ketidakpastian. “Peringatan ulang tahun ke-60 ini adalah pengingat akan tanggung jawab untuk membangun literasi, menjaga nalar publik, merawat harapan, dan membangun masa depan yang lebih baik,” imbuhnya.

Sekretaris Perusahaan PLN, Alois Wisnuhardana, yang mewakili Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, menegaskan komitmen perusahaan untuk menyediakan listrik hingga ke daerah 3T. Menurutnya, kehadiran listrik membuka akses pendidikan dan literasi bagi masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah. “Pasokan listrik pada wilayah 3T membuka akses literasi dan pendidikan kepada masyarakat serta anak-anak di wilayah tersebut,” katanya pada Senin (30/6/2025).

Alois juga menyoroti beberapa program PLN yang berkontribusi pada peningkatan literasi publik, termasuk program konversi kendaraan BBM menjadi kendaraan listrik yang melibatkan pelajar dan guru SMK. Ia menjelaskan, program ini bertujuan memberikan edukasi tentang gaya hidup elektrifikasi di sektor transportasi. “Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi gaya hidup elektrifikasi pada sektor transportasi dengan menggandeng para pelajar dan guru SMK untuk dapat praktik secara langsung mengkonversi kendaraan berbasis BBM ke kendaraan berbasis listrik,” terangnya.

Selain itu, PLN juga menjalankan program Electrifying Agriculture untuk mendukung petani dan peternak meningkatkan produktivitas melalui pemanfaatan listrik. “Kami juga secara aktif memperkenalkan kepada masyarakat soal elektrifikasi pertanian. Tidak hanya demi meningkatkan literasi tentang transisi energi, namun juga mendorong perekonomian,” ujar Alois.

Di bidang pendidikan non-formal, PLN menginisiasi Sekolah Alam yang memberikan akses pembelajaran alternatif bagi anak-anak dengan materi seni budaya, literasi dasar, edukasi cinta lingkungan, dan penguatan budi pekerti. Alois menambahkan, apresiasi yang diterima PLN pada Senin (30/6/2025) menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus menghadirkan energi yang andal dan mendorong perubahan sosial serta peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Apresiasi ini menjadi pelecut semangat bagi kami untuk terus menghadirkan energi yang tidak hanya andal, tapi juga mampu mendorong perubahan sosial dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya.