Ranah

Kenali Evolusi Prosesor HP: dari Edit Foto Otomatis hingga AI Generatif

46
×

Kenali Evolusi Prosesor HP: dari Edit Foto Otomatis hingga AI Generatif

Sebarkan artikel ini
kenali-evolusi-prosesor-hp:-dari-edit-foto-otomatis-hingga-ai-generatif
Kenali Evolusi Prosesor HP: dari Edit Foto Otomatis hingga AI Generatif

VIVA – Perkembangan prosesor smartphone dalam beberapa tahun terakhir tidak lagi hanya berbicara soal kecepatan CPU atau kemampuan menjalankan game berat. Chip yang menjadi “otak” HP kini berkembang menjadi sistem pemrosesan yang mampu menangani fotografi komputasional, pengolahan suara, penerjemahan, hingga AI generatif langsung di perangkat.

Perubahan ini membuat fungsi prosesor semakin luas. CPU, GPU, ISP, NPU, modem, serta berbagai akselerator khusus kini bekerja dalam satu sistem atau SoC (System on Chip) untuk menghadirkan pengalaman yang sebelumnya membutuhkan perangkat atau layanan tambahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut VIVA telah merangkum Senin, 31 Agustus 2026.

Awalnya Membantu Kamera Menghasilkan Foto Lebih Baik

Salah satu evolusi paling mudah dilihat adalah pada kamera smartphone.

Prosesor modern tidak hanya menerima gambar dari sensor kamera, tetapi juga melakukan berbagai pengolahan sebelum foto ditampilkan. Samsung menjelaskan bahwa ISP pada prosesor Exynos dapat menangani eksposur, fokus, white balance, pengurangan noise, HDR, hingga pengenalan subjek. NPU kemudian dapat membantu mengenali objek dan menerapkan pemrosesan yang sesuai.

Teknologi tersebut membuat fitur seperti pengoptimalan adegan, pemrosesan foto malam, pengenalan objek, dan efek bokeh dapat dilakukan secara otomatis.

Dengan kata lain, kualitas kamera smartphone modern tidak hanya ditentukan oleh sensor dan jumlah megapiksel, tetapi juga kemampuan chipset mengolah data gambar.

CPU dan GPU Mulai Berbagi Beban

Seiring aplikasi semakin kompleks, CPU tidak bekerja sendirian. GPU menangani berbagai pekerjaan grafis, sementara CPU tetap menjalankan tugas komputasi umum.

Qualcomm, misalnya, mengintegrasikan CPU Kryo, GPU Adreno, dan Hexagon NPU dalam platform Snapdragon. Pada Snapdragon 8 Gen 3, perusahaan juga menonjolkan kemampuan ISP kognitif untuk melakukan segmentasi semantik secara real-time pada foto dan video.

Pembagian tugas tersebut membuat smartphone dapat melakukan pemrosesan gambar, video, grafis, dan aplikasi secara lebih efisien.

Kemunculan NPU Mengubah Peran Prosesor

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tahap berikutnya adalah munculnya NPU atau Neural Processing Unit.

Berbeda dari CPU yang dirancang untuk berbagai jenis perhitungan, NPU dibuat khusus untuk beban kerja kecerdasan buatan. Samsung menjelaskan bahwa NPU di dalam prosesor Exynos dioptimalkan untuk perhitungan matriks dan algoritma deep learning.

Halaman Selanjutnya

Kehadiran NPU memungkinkan beberapa fungsi AI diproses langsung di smartphone, tanpa selalu mengirim data ke server cloud.