PemerintahanRanah

Ketua DPRD Sumbar Ajak Guru PPPK Cetak Generasi Emas Indonesia 2045

57
×

Ketua DPRD Sumbar Ajak Guru PPPK Cetak Generasi Emas Indonesia 2045

Sebarkan artikel ini
muhidi-dorong-guru-pppk-jadi-penggerak-generasi-unggul-menuju-indonesia-emas-2045
Muhidi Dorong Guru PPPK Jadi Penggerak Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Padang – Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, menempatkan guru sebagai garda terdepan dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Penegasan tersebut disampaikan Muhidi saat membuka Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Guru PPPK Provinsi Sumatera Barat, Selasa (6/10/2026).

Ia menekankan bahwa tugas pendidik melampaui sekadar mentransfer materi pelajaran di dalam ruang kelas.

Guru memikul tanggung jawab besar dalam membentuk karakter dan pola pikir siswa di tengah dinamika perubahan zaman yang sangat cepat.

“Pendidik bukan hanya mengajar, tetapi juga menjadi agen perubahan,” tegas Muhidi.

Para guru didorong untuk mampu mengonversi ilmu pengetahuan menjadi kompetensi nyata yang berdampak luas bagi masyarakat.

Sekolah harus bertransformasi menjadi ekosistem yang memupuk kepercayaan diri serta semangat pantang menyerah bagi setiap peserta didik.

Muhidi juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara sekolah, orang tua, dan lingkungan masyarakat dalam mendidik generasi muda.

“Kalau kita mengelola anak-anak, tidak bisa sendiri,” ujarnya.

Sinergi dan komunikasi yang intensif menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem pendidikan yang sehat dan positif.

Menyongsong satu abad kemerdekaan Indonesia, ia mengingatkan urgensi optimalisasi bonus demografi sebagai motor penggerak pembangunan bangsa.

Generasi mendatang dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki fondasi iman dan akhlak yang kokoh.

“Kita berharap dalam 10 tahun ke depan bisa mencetak SDM yang unggul,” ungkapnya.

Dunia pendidikan harus mampu beradaptasi dengan disrupsi teknologi tanpa harus kehilangan nilai-nilai dasar kemanusiaan.

Ia berharap para guru PPPK terus mengasah kompetensi sekaligus menjadi teladan nyata bagi murid-muridnya.

“Pendidikan bukan hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi,” pungkasnya.