Ranah

Korban Longsor Malalak Menolak, Bupati Agam Cari Solusi

298
×

Korban Longsor Malalak Menolak, Bupati Agam Cari Solusi

Sebarkan artikel ini
warga-korban-longsor-enggan-dipindahkan-ke-luar-daerah-mereka.-bupati-agam-perintahkan-camat-cari-hunian-dekat-korban 
Warga Korban Longsor Enggan Dipindahkan Ke Luar Daerah Mereka. Bupati Agam Perintahkan Camat Cari Hunian Dekat Korban 

Agam – Sebanyak 60 kepala keluarga (KK) korban longsor di Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menolak tawaran relokasi ke Maninjau. Mereka memilih untuk tetap tinggal di sekitar Kecamatan Malalak.

Keinginan kuat untuk tetap berada di tanah kelahiran menjadi alasan utama penolakan tersebut. Warga berharap pemerintah daerah dapat membangun hunian baru yang aman di sekitar Malalak.

Menanggapi aspirasi warga, Bupati Agam, Benny Warlis, langsung bergerak cepat. Ia menugaskan seluruh camat untuk segera mencari lokasi alternatif yang aman dari bencana di sekitar wilayah Malalak.

“Kita sudah menugaskan semua Camat guna mencari tempat terdekat yang layak, aman dan jauh dari bencana sesuai persyaratan untuk Huntara maupun Huntap,” tegas Benny Warlis, Sabtu (4/1).

Pemkab Agam berjanji akan mempercepat pembangunan rumah dan fasilitas pendukung lainnya setelah lokasi yang aman ditemukan.

Pembangunan ini rencananya akan didanai dari berbagai sumber, termasuk Buddha Suci, Danantara, dan APBN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pemerintah berharap program ini berjalan lancar sehingga para korban longsor dapat segera menempati hunian yang layak dan aman.