EkonomiRanah

Kunjungan Wisman Naik, Belanja Eropa Dongkrak Ekonomi

222
×

Kunjungan Wisman Naik, Belanja Eropa Dongkrak Ekonomi

Sebarkan artikel ini
15-juta-wisatawan-mancanegara-kunjungi-indonesia-tahun-lalu
15 Juta Wisatawan Mancanegara Kunjungi Indonesia Tahun Lalu

Jakarta – Sektor pariwisata Indonesia menunjukkan geliat positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 15,4 juta pada tahun 2025.

Jumlah kunjungan wisman ini menjadi yang tertinggi dalam enam tahun terakhir.

“Capaian ini menjadi angin segar bagi industri pariwisata,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/2/2026).

Meski demikian, Ateng menyebutkan angka ini masih di bawah capaian sebelum pandemi Covid-19. Pada tahun 2019, Indonesia mencatat 16,1 juta kunjungan wisman.

Data BPS menunjukkan, kunjungan wisman sempat merosot tajam menjadi 4,05 juta pada tahun 2020 dan 1,55 juta pada tahun 2021.

Kunjungan wisman mulai bangkit secara bertahap menjadi 5 juta pada tahun 2022, 11,6 juta pada tahun 2023, dan 13,88 juta pada tahun 2024.

Pada tahun 2025, terjadi lonjakan 10,80 persen menjadi 15,4 juta kunjungan.

Wisman asal Malaysia mendominasi kunjungan dengan 17,3 persen. Singapura dan Australia menyusul dengan 14,5 persen dan 11 persen.

Sebanyak 6,4 juta kunjungan berasal dari Asia atau 41,3 persen dari total. Angka ini meningkat 32,8 persen dibandingkan tahun 2024.

Kunjungan wisman dari luar Asia justru mengalami penurunan sebesar 9,2 persen.

Wisatawan Eropa tercatat sebagai penyumbang pengeluaran terbesar, dengan rata-rata US$ 1.916,5 per kunjungan. Wisatawan Asia menghabiskan sekitar US$ 661,91 per kunjungan.

Secara keseluruhan, rata-rata pengeluaran wisman mencapai US$ 1.267 atau sekitar Rp 21,2 juta per kunjungan. Akomodasi menjadi pos pengeluaran terbesar, diikuti makanan dan minuman, serta oleh-oleh.