Padang – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Muaro Padang, Marten, memimpin kegiatan razia gabungan terhadap kamar warga binaan di Lapas Muaro Padang pada Rabu (15/11/2023) malam.
Kegiatan yang melibatkan petugas Lapas, TNI, dan Polri ini bertujuan untuk deteksi dini gangguan keamanan dan mencegah peredaran gelap narkoba di lingkungan Lapas Muaro Padang.
Dalam amanatnya, Marten menekankan agar saat pelaksanaan razia para aparat bersikap sopan dan tertib, sehingga tidak mengganggu kenyamanan warga binaan.
Selain memeriksa beberapa kamar hunian warga binaan, tim juga melakukan pemeriksaan urine terhadap beberapa orang warga binaan yang dilakukan oleh petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat.
Hasil razia menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya indikasi peredaran narkoba. Namun, tim menemukan beberapa barang terlarang di dalam Lapas, seperti alat komunikasi dan senjata tajam.
Marten mengatakan bahwa pihaknya akan mendalami dan menelusuri, serta menindaklanjuti temuan tersebut, sehingga kedepannya dapat melakukan perbaikan-perbaikan, baik internal maupun eksternal.
“Ke depannya target utama kita adalah menjadikan Lapas Muaro Padang sebagai Lapas yang zero Halinar (handphone, Pungli dan Narkoba),” tegasnya.
Untuk itu, lanjut Marten, pihaknya akan meningkatkan sinergi dengan para penegak hukum dan seluruh stakeholder terkait.
Tidak lupa ia meminta seluruh jajaran untuk dapat meningkatkan kinerja dan memiliki integritas dalam menjalankan tugas.






