Ranah

Lasi Lestarikan Alam, UNP Apresiasi Kesepakatan Konservasi

115
×

Lasi Lestarikan Alam, UNP Apresiasi Kesepakatan Konservasi

Sebarkan artikel ini
indang-dewata-apresiasi-ketua-kan-lasi-canduang-yang-peduli-konservasi-lingkungan
Indang Dewata Apresiasi Ketua KAN Lasi Canduang yang Peduli Konservasi Lingkungan

Agam – Masyarakat adat Nagari Lasi, Sumatera Barat, mendapatkan pujian atas komitmen mereka terhadap konservasi alam. Nagari ini menjadi satu-satunya wilayah yang dinilai peduli terhadap lingkungan.

Guru Besar Ilmu Lingkungan Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. Indang Dewata, menyampaikan apresiasi tersebut. Ia menyoroti pentingnya peran serta masyarakat adat dalam menjaga kelestarian alam.

“Saat ini, satu-satunya nagari yang peduli lingkungan adalah Nagari Lasi,” tegas Prof. Indang Dewata dalam acara pencanangan program konservasi, Minggu (19/10/2025).

Program konservasi ini meliputi larangan berburu burung dan menebang pohon di area Gunung Merapi. Selain itu, setiap pasangan yang menikah diwajibkan menanam dua pohon.

Kesepakatan ini akan diperkuat menjadi Peraturan Nagari. Parik Paga Nagari Lasi, dengan melibatkan wakil Pasukuan, akan bertugas mengawasi pelaksanaan program.

Tujuan utama program ini adalah melindungi Nagari Lasi dari ancaman longsor dan banjir bandang.

Prof. Indang Dewata menjelaskan, penurunan volume dan debit air telah menyebabkan masalah seperti sawah yang tidak terairi, sumur kering, dan gagal panen.

Ia mengingatkan, Nagari Lasi pernah dilanda banjir lahar Gunung Merapi pada tahun 1980-an yang menelan korban jiwa.

Acara pencanangan program konservasi dihadiri oleh tokoh adat, Bupati, Kadishut Provinsi, Polres, guru, dan siswa se-Kenagarian Lasi. Acara ditandai dengan pelepasan burung dan penanaman pohon.