Ranah

Lotusa Batulicin Hadirkan Gamelatron Shakya, Pengalaman Seni Unik

153
×

Lotusa Batulicin Hadirkan Gamelatron Shakya, Pengalaman Seni Unik

Share this article
saat-gamelatron-shakya-melantunkan-nada-di-lotusa-batulicin
Saat Gamelatron Shakya Melantunkan Nada di Lotusa Batulicin

Batulicin – Lotusa Batulicin, sebuah hotel yang dikelola oleh Swiss-Belhotel International, kini menawarkan pengalaman menginap yang berbeda dengan kehadiran instalasi seni bunyi Gamelatron Shakya. Perpaduan gamelan tradisional dan teknologi modern ini menjadi daya tarik utama bagi para tamu.

Instalasi Gamelatron Shakya, karya seniman asal Amerika Serikat, Aaron Taylor Kuffner, menghiasi lobi hotel. Instrumen gamelan seperti gong, kempul, dan bonang dapat “bermain sendiri” melalui sistem yang telah diprogram.

Komposisi musik orisinal yang terinspirasi dari maqamat musik Arab menciptakan suasana meditatif yang menenangkan. Alunan nada menyambut setiap tamu yang datang.

General Manager Lotusa Batulicin, Firman Sandangi, mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan wujud fokus hotel pada nilai pengalaman dan relevansi budaya.

Gamelatron Shakya menampilkan visual Buddha yang bermeditasi di atas lotus, simbol kesadaran spiritual. Delapan gong kecil yang ada melambangkan Jalan Mulia Berunsur Delapan.

Instalasi ini berbunyi sebanyak lima kali dalam sehari, menandai perubahan momen dan mengajak para tamu untuk menikmati keheningan.

Dengan hadirnya Gamelatron Shakya, Lotusa Batulicin memposisikan diri sebagai hotel yang mengintegrasikan seni ke dalam konsep hospitalitas. Hotel ini bukan sekadar tempat transit, tetapi juga ruang budaya.

Perpaduan arsitektur Maroko dan elemen Nusantara semakin mempertegas identitas lokal hotel berstandar internasional ini.