RanahTeknologi

MediaTek Perkenalkan Dimensity 9500e, Fokus Tingkatkan Performa

354
×

MediaTek Perkenalkan Dimensity 9500e, Fokus Tingkatkan Performa

Sebarkan artikel ini
mediatek-siapkan-senjata-baru-dimensity-9500e-dan-8500,-siap-tantang-snapdragon-8-gen-5-di-awal-tahun-depan
MediaTek Siapkan Senjata Baru Dimensity 9500e dan 8500, Siap Tantang Snapdragon 8 Gen 5 di Awal Tahun Depan

Jakarta – Persaingan di pasar chipset ponsel kelas atas semakin memanas. MediaTek siap meluncurkan dua chipset terbarunya, Dimensity 9500e dan Dimensity 8500, untuk menantang dominasi Qualcomm.

Kedua chipset ini diproyeksikan menjadi andalan baru MediaTek untuk bersaing di segmen flagship dan sub-flagship.

Menurut bocoran dari Digital Chat Station, ponsel pertama yang ditenagai oleh kedua chipset ini akan hadir pada Januari 2026.

Langkah ini menandai upaya MediaTek untuk memperkuat posisinya di pasar premium yang selama ini didominasi oleh Qualcomm dan Apple.

Dimensity 9500e: Penantang Serius Snapdragon 8 Gen 5

Dimensity 9500e menjadi “senjata” utama MediaTek di kelas atas.

Chipset ini dibangun dengan fabrikasi 3nm (N3E) dari TSMC, teknologi yang juga digunakan oleh Apple dan Qualcomm.

Chip ini mengusung arsitektur 1X Cortex-X925, 3X Cortex-X4, dan 4X Cortex-A720, dengan kecepatan clock hingga 3.73GHz.

Kombinasi ini menjanjikan peningkatan performa CPU dan efisiensi daya yang signifikan.

Untuk urusan grafis, Dimensity 9500e menggunakan GPU Arm G925 MP12 berkecepatan 1612MHz.

GPU ini diklaim mampu memberikan pengalaman gaming dan multimedia setara dengan chipset kelas atas Qualcomm.

Selain itu, chipset ini diperkirakan mendukung teknologi RAM LPDDR5T, penyimpanan UFS 4.0, layar refresh rate tinggi hingga 165Hz, serta modem 5G ultra cepat.

Dengan spesifikasi tersebut, Dimensity 9500e siap menjadi rival berat bagi Snapdragon 8 Gen 5.

Dimensity 8500: Performa Premium di Kelas Sub-Flagship

Jika Dimensity 9500e menjadi andalan di kelas flagship, maka Dimensity 8500 disiapkan untuk menghadirkan performa premium di segmen yang lebih terjangkau.

Chip ini dibangun dengan proses 4nm TSMC dan menggunakan arsitektur ARM Cortex-A725.

Uniknya, semua inti CPU-nya merupakan “big cores” tanpa inti hemat daya.

Kinerja utamanya mencapai 3.4GHz, sedikit lebih tinggi dari Dimensity 8400.

GPU-nya menggunakan Mali-G720 berkecepatan 1.5GHz, memberikan peningkatan signifikan untuk kebutuhan gaming dan rendering grafis.

Bocoran skor benchmark menunjukkan hasil sekitar 2,2 juta poin di AnTuTu.

Hal ini menempatkannya di kelas yang sama dengan Snapdragon 8s Gen 3, yang saat ini digunakan pada banyak ponsel flagship “lite”.