Ranah

MUF Perkuat Bank Sampah di Rorotan, Dorong Ekonomi Warga

160
×

MUF Perkuat Bank Sampah di Rorotan, Dorong Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini
mengurangi-sampah-tak-selalu-harus-pakai-teknologi-canggih
Mengurangi Sampah Tak Selalu Harus Pakai Teknologi Canggih

Jakarta – Pengelolaan sampah berbasis warga kembali mendapat perhatian di tengah maraknya penggunaan teknologi modern untuk menangani persoalan limbah. Di Indonesia, bank sampah dinilai tetap relevan karena mendorong masyarakat memilah sampah rumah tangga langsung dari sumbernya sekaligus memberi manfaat ekonomi.

Di banyak kota dunia, pengolahan sampah kini mulai bergantung pada kecerdasan buatan dan fasilitas daur ulang otomatis untuk menekan penumpukan limbah yang kian sulit dikendalikan. Namun, pendekatan sederhana berbasis komunitas masih terbukti mampu menghasilkan dampak nyata, baik bagi kebersihan lingkungan maupun perputaran nilai ekonomi di tingkat warga.

Bank sampah menawarkan dua keuntungan utama. Sistem ini membantu menekan volume sampah dan menjaga lingkungan tetap bersih, sekaligus membuka peluang bagi sampah anorganik seperti plastik dan kertas untuk diolah menjadi nilai ekonomi.

Keunggulan model ini terletak pada partisipasi aktif masyarakat dalam seluruh proses pengelolaan sampah. Melalui keterlibatan langsung warga, kesadaran lingkungan dapat tumbuh lebih luas tanpa ketergantungan pada teknologi berbiaya tinggi.

Di sejumlah daerah, bank sampah bahkan berkembang menjadi sarana edukasi keuangan dasar. Sampah yang terkumpul dapat ditabung atau dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan produktif warga.

Pendekatan serupa kini diperkuat Mandiri Utama Finance (MUF) melalui program pengembangan bank sampah di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. Program itu dijalankan bersama Yayasan Kumala dan Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara.

Dalam pelaksanaannya, MUF menyalurkan dukungan berupa sarana dan prasarana bank sampah sekaligus memberikan edukasi keuangan kepada warga. Langkah ini ditujukan agar hasil pengelolaan sampah dapat dimanfaatkan secara lebih produktif dan berkelanjutan.

Corporate Secretary & Legal Division Head Mandiri Utama Finance, Elisabeth Lidya Sirait, menegaskan dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan. Kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat, kata dia, dapat menjadi kekuatan penting dalam mendorong perubahan positif.

“Melalui program bank sampah di Rorotan ini, MUF ingin menghadirkan kontribusi nyata yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Program ini juga diharapkan dapat mengurangi beban tempat pembuangan akhir sekaligus memperkuat kebiasaan warga dalam memilah sampah. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, pengelolaan sampah tetap dinilai efektif tanpa harus selalu bergantung pada teknologi canggih.