Padang – Legislator Kota Padang, Muhammad Khalidi Al Khair, menggandeng para alumni untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di SMPN 27 Padang.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang ini mendorong transformasi peran alumni agar memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan almamaternya.
Khalidi memanfaatkan kewenangannya sebagai wakil rakyat untuk mengalokasikan anggaran melalui mekanisme pokok-pokok pikiran (pokir) dalam APBD.
Sejumlah proyek fisik telah berhasil dirampungkan, termasuk pemasangan paving block dan pembenahan drainase internal sekolah.
Upaya perbaikan sarana sekolah dipastikan bakal terus berlanjut hingga tahun anggaran 2027 mendatang.
Daftar prioritas pembangunan kini mencakup rehabilitasi musala, pembangunan pagar pembatas, hingga penataan area parkir yang lebih representatif.
“Sebagai alumni sekaligus anggota DPRD, saya merasa memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan SMPN 27 terus berkembang,” ujar Khalidi saat menghadiri Reuni Akbar di kawasan Air Paku, Minggu (28/6/2026).
Politisi ini menekankan bahwa langkah konkret tersebut dilakukan demi menjamin aspirasi dunia pendidikan terakomodasi secara sistematis.
Di luar fasilitas sekolah, Khalidi turut menyoroti ancaman banjir yang selama ini kerap melumpuhkan aktivitas belajar mengajar di kawasan tersebut.
Persoalan genangan air itu memerlukan penanganan komprehensif melalui koordinasi lintas level pemerintahan.
Khalidi kini tengah melobi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk mempercepat normalisasi aliran Banda Luruih.
Program tersebut meliputi rencana pelebaran saluran dan pembangunan dinding penahan air guna melindungi fasilitas publik, termasuk RSUD dr. Rasidin Padang.
“Penanganan banjir tidak bisa hanya dilakukan di tingkat sekolah atau kota saja, harus ada intervensi lebih besar dari provinsi,” tegasnya.
Sekolah ini memang kerap terpaksa meliburkan siswa saat hujan deras akibat sistem drainase yang tidak memadai.
Bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 bahkan sempat merendam lingkungan sekolah tersebut dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.






