Ranah

Padang Pariaman Rayakan HUT, Fokus Bangkit Pascabencana

224
×

Padang Pariaman Rayakan HUT, Fokus Bangkit Pascabencana

Sebarkan artikel ini
peringatan-hut-padang-pariaman-ke-193-dilaksanakan-sederhana
Peringatan HUT Padang Pariaman ke-193 Dilaksanakan Sederhana

Parit Malintang – Kabupaten Padang Pariaman memperingati hari jadinya yang ke-193 dengan semangat kebangkitan pascabencana. Perayaan HUT kali ini menjadi momentum refleksi bagi daerah yang baru saja dilanda banjir dan tanah longsor.

Rapat paripurna DPRD digelar di Aula IKK Parit Malintang, Minggu (11/1), menandai puncak peringatan HUT.

Ketua DPRD Aprinaldi menegaskan, hari jadi bukan sekadar seremonial, melainkan identitas daerah dan kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Bangkit Lebih Cepat Menuju Kabupaten Padang Pariaman Tangguh” diusung sebagai tema HUT ke-193. Tema ini mencerminkan tekad kuat untuk bangkit dari dampak bencana.

Aprinaldi menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu penanganan bencana, termasuk TNI, Polri, relawan, LSM, DPRD, dan masyarakat.

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menjelaskan, Kabupaten Padang Pariaman lahir berdasarkan UU No 12 tahun 1956.

Saat ini, wilayah Kabupaten Padang Pariaman meliputi 1.343,56 Km persegi, terbagi menjadi 17 kecamatan dan 103 nagari, dengan populasi sekitar 459 ribu jiwa.

Banjir dan tanah longsor telah menyebabkan kerugian signifikan di berbagai sektor, termasuk ekonomi, sosial, dan infrastruktur, ungkap John Kenedy Aziz.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman telah mengambil langkah cepat dengan membuka posko penanganan bencana dan berkoordinasi dengan BNPB untuk pemulihan pascabencana.

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun kembali Padang Pariaman pascabencana.