Sawahlunto – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sawahlunto berupaya meningkatkan pelayanan air bersih bagi 3.500 pelanggan di Kecamatan Barangin dengan mengajukan anggaran sebesar Rp 23 miliar.
Dana tersebut akan dialokasikan untuk pengadaan dua pompa air baru dan perbaikan jaringan pipa yang mengalami kerusakan.
Direktur PDAM Sawahlunto, Julmardizon, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai solusi atas masalah penyusutan sumber air dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kandi saat musim kemarau.
“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan air bersih,” kata Julmardizon, Rabu (10/9).
Selama ini, pelanggan di Kecamatan Barangin bergantung pada IPA Kayu Gadang. Namun, saat kemarau, sumber air dari Danau Tandikek Kolok yang menjadi sumber IPA Kandi mengalami penurunan signifikan, menyebabkan gangguan pelayanan.
Untuk mengatasi kendala tersebut, PDAM berencana memanfaatkan stasiun pompa Ranti Batang Ombilin yang telah ada sejak zaman Belanda.
PDAM telah mengajukan proposal anggaran kepada kementerian terkait di Jakarta dan meminta dukungan dari Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosaide.
“Kami telah mengajukan pengadaan dua pompa air dengan kapasitas debit air 60 liter per detik dengan total anggaran Rp 23 miliar, termasuk perbaikan jaringan pipa air yang rusak,” jelas Julmardizon.
Diharapkan, jika proposal ini disetujui, kebutuhan air bersih masyarakat di Kecamatan Barangin dapat terpenuhi secara optimal.






