Jakarta – Pemerintah memberikan fleksibilitas lebih bagi investor Surat Berharga Negara (SBN) Ritel dengan kembali membuka penawaran. Dua seri terbaru, SBR014T2 dengan tenor dua tahun dan SBR014T4 dengan tenor empat tahun, kini tersedia bagi masyarakat yang ingin berinvestasi.
Kementerian Keuangan melalui laman resminya pada Jumat (14/7/2025) menjelaskan, masa penawaran SBR014T2 dan SBR014T4 telah dibuka sejak 14 Juli 2025 dan akan berlangsung hingga 7 Agustus 2025. Salah satu fitur unggulan yang ditawarkan adalah fasilitas early redemption, yang memungkinkan investor mencairkan sebagian dana pokok sebelum jatuh tempo. “Namun, investor tetap diberikan fleksibilitas melalui fasilitas early redemption,” tulis keterangan tersebut.
Fasilitas early redemption ini memberikan kesempatan bagi investor untuk mencairkan hingga 50 persen dari total investasi mereka. Syaratnya, investor harus memiliki minimal Rp 2 juta di setiap mitra distribusi.
Bank Mandiri melalui laman resminya menjelaskan tata cara pembelian SBR014 bagi masyarakat yang berminat. Pemesanan dapat dilakukan melalui mitra distribusi resmi, seperti perbankan dan platform digital investasi, selama periode penawaran.
Untuk berinvestasi pada SBR014T2 dan SBR014T4, terdapat empat langkah yang perlu diikuti. Pertama, calon investor harus melakukan registrasi melalui sistem elektronik yang disediakan oleh mitra distribusi. Pada tahap ini, data pribadi, nomor Single Investor Identification (SID), rekening dana, dan rekening surat berharga perlu diinput. Bagi yang belum memiliki nomor SID, pembuatan dapat dilakukan melalui mitra distribusi. SID sendiri adalah kode identifikasi unik yang diterbitkan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Kedua, setelah registrasi berhasil, investor dapat memesan SBR014 selama periode penawaran 14 Juli hingga 7 Agustus 2025. Pemesanan dilakukan setelah calon investor memahami ketentuan yang dijelaskan dalam memorandum informasi.
Ketiga, setelah pesanan diverifikasi, investor akan menerima kode pembayaran melalui email atau SMS. Pembayaran dana investasi dapat dilakukan melalui berbagai kanal seperti teller bank, ATM, internet banking, atau mobile banking dalam waktu yang ditentukan.
Keempat, setelah pembayaran selesai, investor akan mendapatkan Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) serta notifikasi bahwa pesanan telah selesai. Kepemilikan SBR014 akan resmi tercatat pada tanggal setelmen atau penerbitan.
Harga per unit SBR014 adalah Rp 1 juta, dengan pembelian minimal Rp 1 juta dan kelipatannya. Batas maksimal pembelian bervariasi, mencapai Rp 5 miliar hingga Rp 10 miliar, tergantung pada tenor yang dipilih.
SBN ini terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia yang memiliki e-KTP dan dapat diwariskan kepada ahli waris yang sah. Keuntungan dari kupon yang diterima setiap periode akan dikenakan pajak penghasilan (PPh) sebesar 10%, yang secara otomatis diperhitungkan dalam pembayaran oleh pemerintah.






