Lubuk Basung – Pemerintah Kabupaten Agam menjalin kerja sama strategis dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk melakukan kajian ilmiah terkait penanganan dampak bencana hidrometeorologi. Kolaborasi ini difokuskan pada pemulihan infrastruktur dan lingkungan yang mengalami kerusakan masif akibat siklon tropis di wilayah tersebut.
Bupati Agam, Benni Warlis, menerima langsung kunjungan Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara, beserta tim tenaga ahli di Rumah Dinas Bupati Agam, Jumat (3/4). Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam menyusun rencana pembangunan kembali wilayah terdampak secara berkelanjutan.
Benni Warlis menyampaikan apresiasi atas komitmen ITB dalam memberikan pendampingan teknis. Ia berharap kolaborasi ini menghasilkan solusi konkret untuk memulihkan infrastruktur publik, kawasan permukiman, hingga ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS).
“Terima kasih atas kedatangan Rektor bersama tim tenaga ahli ITB serta kesediaannya untuk bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Agam,” ujar Benni.
Melalui kemitraan ini, Pemerintah Kabupaten Agam menargetkan penyusunan sejumlah master plan pembangunan. Fokus utamanya mencakup normalisasi sungai dan konservasi DAS dengan pendekatan hidro-teknik sebagai upaya mitigasi banjir jangka panjang.
Selain itu, kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong penataan tata ruang wilayah yang lebih tangguh terhadap bencana. Pendekatan yang digunakan akan mengintegrasikan redesain kawasan perkotaan dan pedesaan dengan tetap mempertahankan kearifan lokal.Lubuk Basung – Pemerintah Kabupaten Agam menjalin kerja sama strategis dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk melakukan kajian ilmiah dalam penanganan dampak bencana hidrometeorologi. Kolaborasi ini difokuskan pada pemulihan infrastruktur dan lingkungan pasca-kerusakan masif akibat siklon tropis di wilayah tersebut.
Bupati Agam, Benni Warlis, menerima kunjungan Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara, beserta tim tenaga ahli di Rumah Dinas Bupati Agam, Jumat (3/4). Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam menyusun rencana pembangunan kembali wilayah yang terdampak secara berkelanjutan.
Benni Warlis mengapresiasi komitmen ITB dalam memberikan pendampingan teknis bagi Pemerintah Kabupaten Agam. Ia berharap kolaborasi ini menghasilkan solusi konkret untuk menangani kerusakan infrastruktur publik, kawasan permukiman, hingga ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS).
“Terima kasih atas kedatangan Rektor bersama tim tenaga ahli ITB serta kesediaannya untuk bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Agam,” ujar Benni.
Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Agam menargetkan penyusunan sejumlah master plan pembangunan. Fokus utamanya mencakup normalisasi sungai dan konservasi DAS dengan pendekatan hidro-teknik sebagai upaya mitigasi banjir jangka panjang.
Selain itu, kolaborasi ini akan mendorong penataan tata ruang wilayah yang lebih tangguh terhadap bencana. Pendekatan yang digunakan mengintegrasikan redesain kawasan perkotaan dan pedesaan dengan tetap mempertahankan kearifan lokal.
Rehabilitasi infrastruktur strategis juga menjadi prioritas, termasuk pemulihan sarana, prasarana, dan perumahan pascabencana dengan standar keamanan yang lebih tinggi. Dukungan pakar dari ITB diharapkan membuat proses pemulihan wilayah berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.






