PemerintahanRanah

Pemkab Agam Serap Aspirasi Tokoh Masyarakat Terkait Pembangunan Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi

61
×

Pemkab Agam Serap Aspirasi Tokoh Masyarakat Terkait Pembangunan Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi

Sebarkan artikel ini
pemkab-agam-serap-aspirasi-tokoh-masyarakat-soal-trase-jalan-tol
Pemkab Agam Serap Aspirasi Tokoh Masyarakat Soal Trase Jalan Tol

Agam – Pemerintah Kabupaten Agam memperkuat pola partisipasi publik dalam menentukan arah pembangunan Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi.

Langkah ini diwujudkan melalui serangkaian dialog intensif guna menampung aspirasi masyarakat terkait penetapan trase jalan tol.

Bupati Agam, Benni Warlis, memimpin langsung pertemuan strategis bersama niniak mamak, wali nagari, dan tokoh masyarakat Kecamatan Banuhampu di Mess Pemda Belakang Balok, Jumat (17/7).

Diskusi ini menjadi kelanjutan dari agenda serupa yang telah dilaksanakan bersama perangkat nagari di Kecamatan Sungai Pua pada 15 Juli 2026 lalu.

Benni memastikan bahwa seluruh keputusan krusial mengenai pembangunan infrastruktur akan berpijak pada falsafah adat Minangkabau.

Pendekatan budaya melalui mekanisme duduak basitinah atau duduk bersama ini menjadi kunci untuk merumuskan solusi terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Dalam adat kita, setiap persoalan penting harus dibicarakan bersama niniak mamak, tokoh masyarakat, dan anak nagari,” ujar Benni.

Prinsip tersebut diterapkan sembari menunggu hasil kajian teknis mendalam yang sedang disusun oleh pihak PT Hutama Karya.

Saat ini, mega proyek tersebut masih berada pada fase perencanaan awal yang membuka ruang lebar bagi warga untuk memberikan masukan.

Partisipasi aktif masyarakat diharapkan mampu meminimalisir risiko sosial dalam pemilihan jalur pembangunan.

Hasil musyawarah yang memuat persetujuan pemilik lahan nantinya akan menjadi dasar laporan kepada Pemerintah Provinsi untuk tahapan berikutnya.

Bupati mendorong para tokoh adat untuk terus mengawal proses pengkajian ini dengan semangat kebersamaan.

Secara makro, pemerintah optimistis kehadiran infrastruktur ini dapat mendongkrak konektivitas antarwilayah secara signifikan.

Proyek strategis ini diproyeksikan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah di masa depan.

Peningkatan akses transportasi tersebut juga diharapkan mampu menarik arus investasi sekaligus memperkuat daya saing sektor pariwisata di Kabupaten Agam.