Padang – Penumpang sejumlah penerbanban Super Air Jet di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) mengalami delay atau keterlambatan pada Jumat (11/7/2025) hingga larut malam.
Lima penerbangan Super Air Jet, baik yang menuju maupun berangkat dari Padang, mengalami penundaan signifikan.
Bahkan, ada yang molor lebih dari lima jam.
Penerbangan IU-905 Padang-Jakarta, yang seharusnya terbang pukul 18.30 WIB, baru mengudara pukul 00.42 WIB dini hari.
Nasib serupa dialami penumpang IU-901 tujuan Jakarta, yang jadwal terbangnya bergeser dari 17.05 WIB menjadi 01.37 WIB.
Penerbangan dari Jakarta ke Padang pun tak luput dari imbas keterlambatan.
IU-900 yang seharusnya tiba pukul 14.40 WIB, baru mendarat pukul 00.46 WIB.
Dua penerbangan lainnya, IU-904 dan IU-816, juga mengalami penundaan serupa.
Humas Bandara Minangkabau, Fendrick Sondra, membenarkan adanya keterlambatan tersebut.
“Keterlambatan disebabkan kendala teknis,” ujarnya di Padang, Sabtu (12/7/2025).
Informasi yang didapat, ada perbaikan pesawat yang menyebabkan jadwal penerbangan terlambat.
Pihak maskapai, kata Fendrick, bahkan mengajukan perpanjangan jam operasional bandara karena estimasi keberangkatan melampaui batas waktu normal.
“Sejak siang sudah mengajukan perpanjangan operasional,” jelas Fendrick.
Fendrick memastikan, hak dan kompensasi penumpang yang terdampak telah ditangani langsung oleh Super Air Jet.
Seluruh penerbangan yang tertunda akhirnya berhasil diberangkatkan dan mendarat dengan selamat.
“Untuk hari ini, Sabtu, sejauh ini tidak ada keterlambatan yang signifikan,” pungkas Fendrick.






