Ranah

Pengurus DPD LAKAM Padang Resmi Dilantik untuk Pelestarian Adat

112
×

Pengurus DPD LAKAM Padang Resmi Dilantik untuk Pelestarian Adat

Share this article
pemko-padang-dorong-lakam-perkuat-pelestarian-adat-minangkabau
Pemko Padang Dorong LAKAM Perkuat Pelestarian Adat Minangkabau

Padang – Pengurus Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Lembaga Advokasi dan Kebudayaan Adat Minangkabau (LAKAM) Kota Padang periode 2026-2031 resmi dilantik di Palanta Kediaman Resmi Wali Kota, Sabtu (25/4/2026). Pelantikan ini menandai langkah lanjutan upaya memperkuat peran lembaga adat dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai Minangkabau di tengah perubahan zaman.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, yang mewakili Wali Kota Padang, menegaskan LAKAM memiliki peran penting sebagai penjaga identitas budaya daerah. Ia menilai lembaga tersebut berada pada posisi strategis untuk memastikan adat dan budaya Minangkabau tetap hidup di tengah masyarakat.

“Keberadaan LAKAM sangat penting untuk memperkuat, melestarikan, dan mengembangkan adat serta budaya Minangkabau,” kata Raju.

Pelantikan dipimpin Ketua Umum Dewan Perwakilan Pusat (DPP) LAKAM, Azwar Siri. Kepengurusan baru itu menetapkan Mahmuddin sebagai ketua, Montria Yellis sebagai sekretaris, dan Sukria Chaniago sebagai bendahara. Struktur organisasi juga dilengkapi pengurus di 17 divisi.

Raju berharap LAKAM menjadi garda terdepan dalam menjaga kearifan lokal Minangkabau agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Menurut dia, keberadaan lembaga adat itu sejalan dengan visi Kota Padang sebagai kota pintar dan sehat yang berlandaskan agama dan budaya.

“Keberadaan LAKAM sangat relevan dengan visi Kota Padang sebagai kota pintar dan sehat berlandaskan agama dan budaya. Hal ini juga sejalan dengan salah satu Program Unggulan Pemerintah Kota Padang, yakni Sinergi Nagari,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu terus memperkuat kolaborasi dengan lembaga adat agar pembangunan daerah berjalan dengan karakter budaya yang kuat dan berkelanjutan. Raju juga menyampaikan selamat kepada pengurus yang baru dilantik dan berharap mereka dapat menghadirkan program nyata untuk pelestarian adat di Kota Padang.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LAKAM, Azwar Siri, menyebut lembaganya mengemban tiga peran utama, yakni sebagai edukator, advokator, dan mediator. Menurut dia, LAKAM hadir untuk memberi pemahaman tentang adat, membela eksistensi budaya, serta menjadi penengah dalam penyelesaian persoalan masyarakat melalui musyawarah.

“Harapan kita, LAKAM menjadi ikon budaya Minangkabau. Ketika orang berbicara tentang Minangkabau, maka LAKAM hadir sebagai representasi penjaga adat dan budayanya,” ungkapnya.

Ketua DPD LAKAM Kota Padang, Mahmuddin, mengatakan pihaknya akan menjalankan prinsip Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Ia juga menegaskan LAKAM akan memperluas struktur organisasi hingga ke tingkat kecamatan.

“Pada pelantikan ini, kami mengusung tema ‘Adat Dipakai Baru, Kain Dipakai Usang, Lapuak-lapuak Diganti, Usang-usang Diperbaharui’ yang mencerminkan semangat pembaruan tanpa meninggalkan nilai-nilai adat. Kami juga akan segera membentuk cabang dan ranting di 11 kecamatan di Kota Padang sebagai langkah awal memperkuat peran LAKAM di tengah masyarakat,” tuturnya.