Ranah

Pertamina Jalin Kerja Sama Hulu Migas dan Dekarbonisasi Global

208
×

Pertamina Jalin Kerja Sama Hulu Migas dan Dekarbonisasi Global

Sebarkan artikel ini
pertamina-kerja-sama-dengan-sk-group,-exxonmobil,-dan-posco
Pertamina Kerja Sama dengan SK Group, ExxonMobil, dan Posco

Seoul – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) resmi menjalin kemitraan strategis dengan sejumlah perusahaan energi global, yakni SK Group (SK Innovation dan SK Earthon), ExxonMobil, serta Posco International. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam Forum Bisnis Indonesia-Korea di Seoul, Korea Selatan, Rabu (1/4/2026).

Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat portofolio bisnis hulu minyak dan gas (migas), memperluas kerja sama teknologi, serta mengakselerasi pengembangan solusi dekarbonisasi. Salah satu fokus utama dalam kemitraan ini adalah penerapan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) sebagai bagian dari agenda transisi energi.

Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina Hulu Energi, Whisnu Bahriansyah, menyatakan bahwa langkah ini merupakan upaya strategis perusahaan dalam meningkatkan daya saing dan mempercepat transformasi bisnis.

“Kami memperkuat kapabilitas teknis, membuka peluang pertumbuhan anorganik, serta mempercepat pengembangan teknologi rendah karbon melalui kolaborasi dengan mitra kelas dunia,” ujar Whisnu dalam keterangan tertulis, Jumat (3/4/2026).

Dalam kerja sama dengan SK Group dan ExxonMobil, Pertamina menjajaki potensi pengembangan aset hulu migas, peningkatan kinerja operasi, serta pengembangan teknologi energi. Kedua belah pihak juga mengeksplorasi peluang pengembangan CCS lintas batas antara Indonesia dan Korea Selatan, termasuk pengembangan rantai nilai CCS regional yang memanfaatkan kapasitas penyimpanan karbon di Indonesia untuk kebutuhan dekarbonisasi industri di Korea Selatan.

Sementara itu, kolaborasi dengan Posco International mencakup identifikasi peluang bisnis hulu, pengembangan aset migas domestik dan internasional, serta pertukaran pengetahuan melalui studi bersama dan kajian teknis maupun komersial. Kerja sama ini juga menyasar pengembangan CCS, termasuk potensi pembangunan CCS Hub di Indonesia. Sebagai bentuk komitmen, Pertamina dan Posco International sepakat memperpanjang masa berlaku MoU hingga 31 Maret 2028.

Whisnu menegaskan bahwa kemitraan global menjadi kunci bagi PHE untuk memperkuat posisi di industri energi internasional sekaligus menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan. Ia menambahkan, seluruh MoU tersebut merupakan kerangka kerja sama awal yang menjadi dasar bagi studi dan diskusi lanjutan, sehingga belum menjadi komitmen investasi yang mengikat secara komersial.

Ke depan, Pertamina berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi hulu migas dengan berpedoman pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Perusahaan juga menerapkan kebijakan Zero Tolerance on Bribery untuk memastikan integritas bisnis.

Seoul – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memperkuat kolaborasi strategis dengan sejumlah perusahaan energi global, yakni SK Group (SK Innovation dan SK Earthon), ExxonMobil, serta Posco International. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada Forum Bisnis Indonesia-Korea di Seoul, Korea Selatan, Rabu (1/4/2026).

Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat portofolio bisnis hulu minyak dan gas (migas), memperluas kolaborasi teknologi, serta mengakselerasi pengembangan solusi dekarbonisasi. Fokus utama kerja sama ini mencakup penerapan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) sebagai bagian dari agenda transisi energi perusahaan.

Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina Hulu Energi, Whisnu Bahriansyah, meneg