Ranah

PLN Gandeng Danantara Genjot Investasi Energi Terbarukan

276
×

PLN Gandeng Danantara Genjot Investasi Energi Terbarukan

Sebarkan artikel ini
bersama-danantara,-pln-jajaki-peluang-investasi-energi-baru-terbarukan
Bersama Danantara, PLN Jajaki Peluang Investasi Energi Baru Terbarukan

Jakarta – PT PLN (Persero) mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) melalui kolaborasi dengan Danantara Indonesia.

Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan Head of Agreement (HoA) antara kedua belah pihak.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa transisi energi membutuhkan kolaborasi yang kuat dan dukungan pembiayaan berkelanjutan.

“Transisi energi tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri,” ujar Darmawan, Selasa (23/12/2025).

Melalui Danantara Investment Management (DIM), keterlibatan Danantara Indonesia diharapkan memperkuat langkah PLN dalam mengembangkan energi terbarukan secara terstruktur.

Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan proyek-proyek hijau dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) berjalan tepat waktu.

“Selain itu, memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta sistem ketenagalistrikan nasional,” imbuh Darmawan.

PLN sendiri terus berupaya meningkatkan kapasitas pembangkit EBT secara bertahap, sejalan dengan target pemerintah dalam RUPTL 2025-2034.

RUPTL menargetkan penambahan kapasitas pembangkit listrik baru sebesar 70 GW, dengan 76 persen di antaranya berasal dari energi terbarukan.

Kemitraan ini akan menggabungkan kapabilitas investasi dan keahlian operasional untuk mencapai target energi terbarukan nasional.

DIM akan menjajaki peluang investasi pada proyek-proyek EBT yang dikembangkan oleh anak usaha PLN, yaitu PLN Nusantara Renewables (PLN NR) dan PLN Indonesia Power Renewables (PLN IPR).

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam mempercepat pengembangan EBT.

“Kolaborasi dengan PLN memungkinkan penyelarasan antara kapabilitas investasi dan kesiapan operasional di sektor ketenagalistrikan,” jelasnya.

Pandu menambahkan, Danantara Indonesia tidak hanya menyediakan pembiayaan, tetapi juga berperan aktif dalam mengidentifikasi tantangan pengembangan proyek, menghadirkan akses permodalan yang kompetitif, dan mendukung penciptaan lapangan kerja hijau.