RanahSosial

PMI Bukittinggi Perkuat Layanan Kemanusiaan Berlandaskan Profesionalisme dan Keikhlasan Tanpa Pamrih

4
×

PMI Bukittinggi Perkuat Layanan Kemanusiaan Berlandaskan Profesionalisme dan Keikhlasan Tanpa Pamrih

Sebarkan artikel ini
h-chairunnas:-kinerja-dan-dedikasi-modal-utama-wujudkan-pmi-yang-profesional-dimulai-dengan-ikhlas-tanpa-pamrih
H Chairunnas: Kinerja dan Dedikasi Modal Utama Wujudkan PMI Yang Profesional Dimulai Dengan Ikhlas Tanpa Pamrih

Bukittinggi – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi kini memantapkan reputasi sebagai instansi kemanusiaan yang memiliki standar profesionalisme serta integritas tinggi.

Transformasi positif ini didorong oleh komitmen kuat organisasi dalam mengimplementasikan mandat undang-undang yang melampaui sekadar penyediaan stok darah.

Ketua PMI Kota Bukittinggi, H Chairunnas, menekankan bahwa fondasi utama dalam menjalankan roda organisasi adalah semangat kerja ikhlas tanpa pamrih.

Ia mengingatkan seluruh pengurus agar menjauhkan diri dari agenda tersembunyi atau motivasi pencitraan semata dalam bertugas.

“Menjadi pengurus PMI bukan untuk gagah-gagahan, karena pertanggungjawaban yang berat atas apa yang dilakukan, bukan kepada masyarakat atau pemerintah tapi kepada Sang Khalik,” tegas Chairunnas.

Refleksi mendalam selama dua periode kepemimpinannya menyadarkan Chairunnas akan besarnya beban tanggung jawab moral yang diemban lembaga ini.

Upaya kolektif seluruh jajaran PMI Kota Bukittinggi perlahan membuahkan hasil berupa raihan berbagai penghargaan serta kepercayaan dalam bentuk dukungan hibah instansi.

Bukti nyata keberhasilan tersebut terlihat dari perolehan akreditasi serta apresiasi resmi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Standar operasional yang prima di Unit Donor Darah (UDD) Syahrial Leman menjadi cerminan nyata bahwa loyalitas dan profesionalisme berbanding lurus dengan capaian kinerja.

Seluruh gerak langkah PMI Kota Bukittinggi secara konsisten berpijak pada koridor hukum Pasal 22 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018.

Cakupan mandat mereka pun sangat luas, mulai dari penanganan korban konflik, penyediaan darah, pembinaan relawan, hingga mitigasi bencana.

Organisasi ini juga terus menggiatkan pendidikan kepalangmerahan serta bersinergi dengan pemerintah dalam sektor kesehatan dan sosial.

Seluruh elemen organisasi berkomitmen menjaga konsistensi pelayanan demi memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Kami bukan yang terbaik, akan tetapi kami akan selalu berbuat baik kepada masyarakat,” pungkas Chairunnas.