Ranah

Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Solo

171
×

Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Solo

Sebarkan artikel ini
perputaran-uang-makan-bergizi-gratis-di-solo-bisa-capai-rp-380-m
Perputaran Uang Makan Bergizi Gratis di Solo Bisa Capai Rp 380 M

Solo – Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengarahkan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk berbelanja kebutuhan dapur program makan bergizi gratis di pasar tradisional.

Kebijakan ini diharapkan mampu mendongkrak perputaran ekonomi di Kota Solo hingga mencapai Rp 380 miliar pada tahun 2026.

“Ini pergerakan ekonomi baru, harapannya,” ujar Respati, Selasa (2/12/2025).

Menurut Respati, operasional dapur SPPG membutuhkan anggaran yang besar. Hal ini berpotensi memberikan dampak ekonomi langsung bagi UMKM, terutama pedagang pasar tradisional.

Pasar tradisional di Solo dinilai mampu memasok seluruh kebutuhan dapur program makan bergizi gratis. Mulai dari sayuran, buah-buahan, daging ayam, hingga ikan.

Saat ini, 26 dari total 42 SPPG telah beroperasi di Solo. Lokasinya tersebar di empat kecamatan, yaitu Laweyan, Banjarsari, Serengan, dan Jebres.

Pendiri Yayasan Bangun Gizi Nusantara, Puspo Wardoyo, menyambut baik langkah ini. Ia menilai kebijakan ini dapat menghidupkan roda perekonomian di pasar tradisional.

Puspo menekankan pentingnya memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pokok dapur program makan bergizi gratis dari wilayah sekitar.

“Jadi memakai wilayah lain kalau kota tersebut tidak bisa memenuhi apa yang kita butuhkan. Cuma kalau di area tersebut masih bisa memenuhi apa yang kita butuhkan kita utamakan untuk supplier lokal juga,” pungkasnya.