Ranah

Program PRIME Perkuat Layanan Kesehatan Dasar di Canduang

81
×

Program PRIME Perkuat Layanan Kesehatan Dasar di Canduang

Share this article
kerjasama-dengan-pemerintah-swiss,-agam-lauching-program-prime-di-nagari-canduang-koto-laweh
Kerjasama dengan Pemerintah Swiss, Agam Lauching Program PRIME di Nagari Canduang Koto Laweh

Canduang – Program PRIME untuk memperkuat layanan kesehatan dasar di Nagari Canduang Koto Laweh resmi diluncurkan di Aula Kantor Wali Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang, Kamis (7/5). Program ini mengusung pendekatan Integrasi Layanan Primer (ILP) yang berbasis siklus hidup, terintegrasi, dan berbasis data.

Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Agam, Ny. Merry Benni Warlis, menyebut PRIME sebagai langkah strategis untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan masyarakat hingga ke tingkat nagari melalui Pusat Kesehatan Nagari (Puskesri) dan Posyandu.

“Melalui program ini diharapkan kualitas pelayanan kesehatan dasar semakin meningkat, sekaligus memperkuat peran kader dan masyarakat dalam menghadirkan layanan kesehatan yang optimal,” ujarnya.

Merry menegaskan, keberhasilan program ini memerlukan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, hingga masyarakat. Menurut dia, sinergi itu menjadi kunci agar PRIME berjalan sesuai target.

Ia menjelaskan, PRIME merupakan bagian dari hibah mikro Pemerintah Swiss melalui Kedutaan Besar Swiss untuk Indonesia yang disalurkan lewat LSM Jemari Sakato. Program tersebut akan berlangsung di Nagari Canduang Koto Laweh hingga Desember 2026.

Wali Nagari Canduang Koto Laweh, Muhammad Januar, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Agam yang telah menetapkan nagari itu sebagai lokasi pelaksanaan PRIME. Ia berharap program tersebut benar-benar memberi dampak nyata terhadap peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat melalui Puskesri dan Posyandu.

Kasi Pemerintahan Nagari Canduang Koto Laweh, Adikus Endang, mengatakan PRIME diharapkan tidak hanya meningkatkan mutu layanan kesehatan, tetapi juga mempermudah akses masyarakat terhadap layanan tersebut.

Ia menjelaskan, Nagari Canduang Koto Laweh memiliki enam Puskesri dan 17 Posyandu yang tersebar di 11 jorong dengan dukungan 53 kader Posyandu.

“Kami berharap melalui program ini pelayanan kesehatan di nagari semakin baik, baik dari sisi kualitas maupun akses layanan bagi masyarakat,” katanya.

Peluncuran PRIME turut dihadiri Direktur Jemari Sakato Syafrimet Aziz, Kepala Dinas DPMN Agam, Kepala Dinas Kesehatan Agam, Camat Canduang, Kepala UPTD Lasi, TP Posyandu Kecamatan, TP Posyandu Nagari Canduang Koto Laweh, serta kader Posyandu se-Nagari Canduang Koto Laweh.