Ranah

Ramadan Rawan, Indosat Lindungi Pelanggan dari Penipuan Digital

165
×

Ramadan Rawan, Indosat Lindungi Pelanggan dari Penipuan Digital

Sebarkan artikel ini
indosat:-waspadai-penipuan-via-aplikasi-perpesanan
Indosat: Waspadai Penipuan via Aplikasi Perpesanan

Solo – Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penipuan digital selama bulan Ramadan. Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mencatat, kejahatan siber melonjak hingga 34,7 persen selama Ramadan 2025.

Peningkatan ini dipicu oleh tingginya aktivitas digital dan transaksi belanja online. Kerugian akibat penipuan digital selama Ramadan diperkirakan mencapai Rp 700 miliar.

“Penipuan tinggi di bulan Ramadan karena banyak masyarakat mendapatkan THR. Dengan adanya THR tersebut, ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi,” kata SVP Head of Marketing Java Indosat Ooredoo, Adiyanto Adhi Kusumo, di Solo, Jumat (27/2/2026).

Adiyanto menambahkan, modus penipuan semakin canggih dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) seperti deepfake.

Mayoritas aksi kejahatan siber terjadi melalui aplikasi pesan instan WhatsApp (89 persen) dan panggilan telepon (64 persen).

Menanggapi ancaman ini, Indosat melalui brand IM3 meluncurkan fitur SATSPAM+ (Satuan Anti-Scam dan Spam Plus). Fitur ini memberikan perlindungan real-time terhadap SMS, panggilan reguler, hingga WhatsApp Call yang terindikasi penipuan atau spam.

Pelanggan IM3 dapat mengaktifkan fitur SATSPAM+ melalui aplikasi myIM3. Setelah aktif, sistem akan memberikan penanda khusus pada nomor yang terindikasi modus penipuan.

“Jika ada panggilan dari nomor yang terindikasi penipuan, akan muncul tanda berwarna merah dengan keterangan ‘nomor modus’. Kami imbau pelanggan tidak mengangkat panggilan tersebut,” jelas Adiyanto.

Indosat juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membagikan informasi pribadi kepada penelepon tidak dikenal, terutama jika meminta data sensitif atau kode verifikasi.

Seluruh pelanggan Paket Ramadan IM3 otomatis mendapatkan perlindungan SATSPAM+ tanpa biaya tambahan.

Selain perlindungan digital, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) memperkuat jaringan melalui kampanye #LebihBaikIndosat di wilayah Circle Java, yang mencakup Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, hingga Nusa Tenggara.

EVP-Head of Circle Java Indosat, Fahd Yudhanegoro, mengatakan penguatan jaringan dilakukan di lebih dari 25 jalur mudik dan 291 titik keramaian (point of interest/POI), termasuk 94 POI di Jawa Tengah.

“Penguatan jaringan kami lakukan untuk memastikan pelanggan tetap lancar berkomunikasi selama Ramadan dan Idulfitri. Tetap terhubung tanpa gangguan, baik di kota besar maupun daerah tujuan mudik,” ujar Fahd.