Jakarta – Pengalaman menonton film tiga dimensi (3D) di bioskop Cinépolis Cinemas kini ditingkatkan dengan teknologi RealD 3D generasi terbaru. Teknologi ini menjanjikan gambar yang lebih tajam, warna yang presisi, dan kenyamanan bagi mata.
Kolaborasi strategis dengan RealD, perusahaan global di bidang teknologi proyeksi, menandai kembalinya format 3D premium di jaringan bioskop tersebut.
CEO Cinépolis Cinemas Indonesia, Alejandro Aguilera Garibay, menyambut baik kembalinya RealD 3D.
“Teknologi ini memungkinkan penonton merasakan pengalaman menonton 3D yang jauh lebih imersif dan nyaman,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (20/12/2025).
Saat ini, teknologi RealD 3D telah terpasang di lima lokasi Cinépolis Cinemas di Indonesia.
Cinépolis memiliki 43 studio 3D dengan total 8.619 kursi yang tersebar di berbagai kota.
Seluruh studio 3D Cinépolis mendukung High Frame Rate hingga 48fps untuk menghasilkan pergerakan gambar yang lebih halus.
Sistem RealD 3D mampu memproyeksikan gambar hingga 144 frame per second, memberikan visual yang stabil dan nyaman di mata.
Peluncuran kembali RealD 3D merupakan bagian dari strategi Cinépolis dalam memperkuat segmen Premium Large Format.
Langkah ini sejalan dengan tren meningkatnya minat penonton terhadap pengalaman menonton yang lebih eksklusif dan berkualitas tinggi.
RealD 3D bekerja dengan sistem polarisasi yang menyajikan gambar berbeda untuk masing-masing mata.
Teknologi ini menciptakan kedalaman visual yang alami sekaligus meminimalkan efek ghosting, bahkan untuk durasi menonton yang panjang.
Cinépolis dikenal konsisten menghadirkan inovasi format menonton, seperti Cinépolis VIP, Macro XE, D-BOX, hingga Cinépolis Junior. Jaringan bioskop internasional ini beroperasi di 18 negara.






