EkonomiRanah

Revitalisasi Dongkrak Kapasitas Terminal 1C Soekarno-Hatta Jadi Delapan Juta

289
×

Revitalisasi Dongkrak Kapasitas Terminal 1C Soekarno-Hatta Jadi Delapan Juta

Sebarkan artikel ini
revitalisasi-terminal-1c-bandara-soekarno-hatta-tingkatkan-kapasitas-jadi-8-juta-penumpang
Revitalisasi Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta Tingkatkan Kapasitas Jadi 8 Juta Penumpang

Tangerang – Kabar gembira bagi calon penumpang pesawat! Revitalisasi Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta senilai Rp 1,3 triliun hampir rampung dan mulai beroperasi secara bertahap.

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mengumumkan proyek yang dimulai sejak 2019 ini akan meningkatkan kapasitas bandara secara signifikan.

Menurut Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, revitalisasi Terminal 1C membawa pembaruan besar bagi pengalaman penumpang dan operasional bandara.

“PTPP melakukan pembaruan menyeluruh melalui beautifikasi bangunan, modernisasi interior, serta aktivasi kembali sistem utilitas dan peralatan utama,” ujar Joko, dikutip dari keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Kamis (20/11/2025).

Terminal 1C kini tampil lebih luas, modern, dan efisien.

Luas area layanan bertambah dari 48.212 m² menjadi 68.168 m², dengan peningkatan kapasitas dari tiga juta menjadi delapan juta penumpang per tahun.

Secara keseluruhan, revitalisasi Terminal 1 meningkatkan kapasitas bandara dari sembilan juta menjadi 24 juta penumpang per tahun.

Joko menambahkan, penyelesaian revitalisasi ini bertepatan dengan libur Natal dan Tahun Baru, sehingga siap menampung lonjakan mobilisasi masyarakat.

Salah satu ikon revitalisasi ini adalah pemasangan plafon rotan sintetis bermotif batik pada area komersial terminal.

Material ini tidak hanya estetis dan ramah lingkungan, tetapi juga mencerminkan perpaduan nilai budaya Indonesia dengan desain modern bandara internasional.

Lebih dari 200 pengrajin UMKM dari Tangerang, Serang, dan Cirebon berperan dalam merakit 1.785 modul plafon secara manual dalam waktu kurang dari 25 hari.

Motif Truntum, Kawung, dan Samar dipilih untuk menghadirkan karakter heritage dalam ruang publik bandara.