Ranah

Serangan Siber Ancam Industri Otomotif, Data Jadi Incaran

197
×

Serangan Siber Ancam Industri Otomotif, Data Jadi Incaran

Sebarkan artikel ini
mobil-anda-bisa-dikunci-hacker-dari-jarak-jauh,-ini-ancamannya-di-2026
Mobil Anda Bisa Dikunci Hacker dari Jarak Jauh, Ini Ancamannya di 2026

Jakarta – Industri otomotif global bersiap menghadapi gelombang serangan siber yang lebih canggih pada tahun 2026. Perusahaan keamanan siber, Kaspersky, memperingatkan produsen mobil akan menjadi target utama ransomware.

Serangan ransomware mengincar data, sistem, atau jaringan perusahaan. Pelaku kemudian meminta tebusan dalam bentuk aset kripto untuk mengembalikan akses.

Selain ransomware, kebocoran data pribadi pengguna dan informasi lokasi kendaraan juga menjadi ancaman serius.

Serangan rantai pasokan juga mengintai. Peretas dapat menyusup melalui kontraktor untuk mengganggu sistem penting dan menyebabkan kerugian finansial.

Perusahaan taksi, layanan car sharing, transportasi, dan logistik juga berpotensi menjadi sasaran pencurian data pribadi dan akses akun.

Fitur penguncian mobil jarak jauh bisa disalahgunakan. Peretas dapat mengunci kendaraan secara massal untuk meminta tebusan atau melakukan sabotase jika sistem kontrol diretas.

Dalam sektor logistik, digitalisasi rantai pasokan membuka celah bagi peretas untuk memanipulasi data pengiriman, mengalihkan kargo, dan memungkinkan pencurian fisik.

Infrastruktur pengisian bahan bakar dan stasiun pengisian daya kendaraan listrik yang terhubung ke cloud juga rentan terhadap serangan untuk mencuri bahan bakar, listrik, atau data pelanggan.

Arsitektur kendaraan yang semakin terkomputerisasi juga menjadi sasaran. Kerentanan pada berbagai sistem dapat dieksploitasi untuk mencuri kendaraan.

Kepala Riset dan Penilaian Kerentanan Kaspersky ICS CERT, Artem Zinenko, mengungkapkan sejumlah produsen otomotif telah berinvestasi dalam keamanan siber.

“Kolaborasi audit keamanan siber terus dilakukan untuk meningkatkan perlindungan dari hulu ke hilir industri otomotif,” kata Zinenko, Rabu (11/2/2026).