PARIK MALINTANG – Lagi-lagi, Presiden RI, Prabowo Subianto ke Padang Pariaman. Kedatangannya yang kedua kali selama bencana, Kamis (18/12), adalah meninjau beberapa daerah terdampak banjir dan tanah longsor serta meresmikan jembatan bailey di Padang Mantuang, Nagari Kayu Tanam.
Presiden Probowo Subianto datang dengan helikopter. Helinya mendarat di SMAN 1 Kayutanam sekitar pukul 10.00 Wib. Ia antusias disambut warga setempat.
Pada saat meresmikan jembatan bailey, Presiden Prabowo didampingi Sestama BNPB, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, unsur Forkopimda, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA) beserta unsur Forkopimda kabupaten. Kehadiran jajaran pemerintah pusat, provinsi dan daerah ini menjadi wujud sinergi lintas pemerintahan dalam percepatan penanganan dampak bencana.
Jembatan yang diresmikan Presiden merupakan jembatan modular buatan Inggris 1942 dengan material baja berkekuatan tinggi. Jembatan tersebut memiliki panjang 30 meter atau 10 petak, lebar 3,9 meter, serta mampu menahan beban hingga 12 ton.
Jembatan itu dibangun dalam waktu delapan hari, dari 10 hingga 17 Desember 2025. Pengerjaan jembatan melibatkan personel gabungan, terdiri dari 25 personel Yonzipur 2/SG, 50 personel Yonif TP 896, serta partisipasi aktif masyarakat sekitar sebanyak kurang lebih 20 orang. Kolaborasi ini mencerminkan sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana.
Jembatan Padang Mantuang merupakan akses penghubung vital Jalan Padang Mantuang dengan Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Dengan diresmikannya jembatan tersebut, diharapkan mobilitas masyarakat kembali normal serta distribusi logistik dan pelayanan publik dapat berjalan lebih lancar.
Bupati John Kenedy Azis yang ditemui seusai peresmian jembatan menyatakan sangat apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat atas bantuan pembangunan satu unit Jembatan Bailey di Kabupaten Padang Pariaman.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dibangunnya satu jembatan Bailey di Padang Pariaman. Ke depan, kami berharap dan terus berupaya agar dapat dibangun sekitar enam jembatan Bailey tambahan, sehingga akses penghubung antar kecamatan dan nagari dapat kembali berjalan dengan baik dan tidak terputus,” ujar Bupati JKA. (drm)






