PemerintahanRanah

Wagub Sumbar Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perang Manggopoh dan Kamang

66
×

Wagub Sumbar Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perang Manggopoh dan Kamang

Sebarkan artikel ini
pimpin-peringatan-ke-118-perang-manggopoh,-wagub-sumbar-ajak-generasi-muda-teladani-semangat-juang-pahlawan
Pimpin Peringatan Ke-118 Perang Manggopoh, Wagub Sumbar Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Juang Pahlawan

Lubuk Basung – Peringatan 118 tahun Perang Manggopoh dan Perang Kamang menjadi momentum bagi masyarakat Sumatera Barat untuk mengontekstualisasikan nilai-nilai kepahlawanan ke dalam agenda pembangunan masa kini. Upacara yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Agam, Padang Baru, Senin (15/6), dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy.

Hadir dalam agenda tersebut Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta perwakilan pelajar.

Vasco Ruseimy menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mentransformasi semangat keberanian dan pengorbanan para pendahulu menjadi energi positif dalam menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, medan perjuangan saat ini telah bergeser dari perlawanan fisik menuju upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Perang Kamang dan Perang Manggopoh meninggalkan warisan luhur berupa keberanian, persatuan, dan semangat memperjuangkan kepentingan bersama. Nilai-nilai inilah yang harus terus dijaga dan diimplementasikan,” ujar Vasco.

Dalam kesempatan tersebut, Vasco secara khusus mengangkat sosok Siti Manggopoh sebagai representasi ketangguhan perempuan Minangkabau. Ia berharap spirit perjuangan tokoh legendaris tersebut mampu menginspirasi generasi muda untuk membangun Sumatera Barat yang berdaya saing, tanpa meninggalkan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, memandang peringatan ini sebagai instrumen krusial untuk memupuk nasionalisme di kalangan generasi penerus. Ia mendorong masyarakat untuk menerjemahkan sejarah perjuangan ke dalam bentuk kerja nyata, kedisiplinan, dan partisipasi aktif dalam memajukan daerah.

“Pemerintah Kabupaten Agam berkomitmen melestarikan nilai-nilai kepahlawanan melalui berbagai edukasi. Harapannya, generasi muda tidak hanya sekadar tahu sejarah, tetapi mampu mengadopsi integritas dan semangat pantang menyerah para pejuang dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Iqbal.

Rangkaian peringatan ditutup dengan ziarah ke makam pahlawan Siti Manggopoh. Agenda ini menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah dalam merawat memori kolektif bangsa sekaligus mempererat silaturahmi antar elemen masyarakat demi kemajuan daerah di masa depan.