Padang – Wali Kota Padang, Fadly Amran, memberikan apresiasi tinggi kepada Polresta Padang atas pelaksanaan Operasi Pekat Anti-Premanisme.
Apresiasi tersebut disampaikan usai pertemuan dengan GM PT Pelindo 2 di Muaro Padang, Rabu (14/5/2025).
Operasi ini dinilai berhasil menekan praktik parkir liar, pungutan liar (pungli), dan pemalakan yang meresahkan masyarakat.
“Pak Kapolresta beserta jajaran benar-benar hadir di saat yang sangat kami butuhkan,” ujar Fadly Amran.
Ia menyebut operasi tersebut sebagai “booster” bagi Pemko Padang dalam merealisasikan visi, misi, dan program unggulan (Progul) kota.
Premanisme, kata Fadly, dapat menghambat pengembangan potensi Kota Padang di berbagai sektor.
Polresta Padang menyasar lokasi wisata yang selama ini menjadi sarang premanisme.
Hal ini mendapat sambutan positif dari warga, bahkan ada yang meminta operasi serupa dilakukan secara berkelanjutan.
“Kalau bisa operasi anti premanisme ini dilaksanakan non-stop,” ungkap seorang pengunjung Pantai Padang, berharap keamanan dan kenyamanan di Kota Padang terus terjaga.
Operasi Pekat ini telah menciptakan situasi kondusif bagi pengembangan potensi Kota Padang di sektor pariwisata, ekonomi, dan investasi.






