PemerintahRanah

BPS Kota Padang Terjunkan 608 Petugas Petakan Kondisi Ekonomi Masyarakat

58
×

BPS Kota Padang Terjunkan 608 Petugas Petakan Kondisi Ekonomi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Seluruh petugas tersebut akan menyisir berbagai sektor usaha di wilayah tersebut, mulai dari skala rumahan hingga bisnis berbasis digital, guna memetakan kondisi ekonomi terkini.

Apel Siaga Sensus Ekonomi (SE) 2026 Lapangan Upacara Balai Kota Padang Aie Pacah, Rabu 17 Juni 2026. Foto : Istimewa
Apel Siaga Sensus Ekonomi (SE) 2026 Lapangan Upacara Balai Kota Padang Aie Pacah, Rabu 17 Juni 2026. Foto : Istimewa

Padang – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang resmi menerjunkan 608 petugas lapangan untuk memulai pendataan Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Seluruh petugas tersebut akan menyisir berbagai sektor usaha di wilayah tersebut, mulai dari skala rumahan hingga bisnis berbasis digital, guna memetakan kondisi ekonomi terkini.

Rangkaian pendataan yang dijadwalkan berlangsung hingga 31 Agustus mendatang ini diawali dengan apel siaga di Lapangan Upacara Balai Kota Padang, Rabu (17/6/2026).

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan bahwa akurasi data yang dihasilkan dari sensus ini menjadi instrumen vital bagi pemerintah dalam merancang kebijakan strategis ke depan.

“Setengah dari keberhasilan pembangunan ditentukan oleh perencanaan, dan komponen terbesar dalam perencanaan adalah data. SE 2026 ini krusial untuk menghadirkan data ekonomi masyarakat yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Fadly saat memimpin apel.

Menurut Fadly, hasil sensus nantinya akan menjadi acuan utama bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam menyusun berbagai program prioritas.

Cakupannya meliputi pemberian stimulus ekonomi, perizinan usaha, hingga pengembangan UMKM dan pemberdayaan masyarakat.

Ia pun menaruh harapan besar agar para petugas bekerja dengan penuh ketelitian dan integritas tinggi.

Kepala BPS Kota Padang, Dessi Febriyanti, menjelaskan bahwa dalam menjalankan tugasnya, 608 petugas mitra tersebut akan didampingi oleh 42 personel BPS. Mereka akan menghimpun informasi krusial terkait jenis usaha, omzet, produksi, hingga jumlah tenaga kerja.

Guna menjamin kelancaran proses di lapangan, Dessi mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan menerapkan prinsip “TIR”.

“Kami mengajak masyarakat menerapkan prinsip TIR, yakni Terima petugas, Isi atau jawab pertanyaan dengan benar dan jujur, serta Rahasia. Kami menjamin kerahasiaan data yang diberikan,” tegas Dessi.

Pelaksanaan sensus ini mendapat dukungan penuh dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Apel tersebut turut dihadiri oleh Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo, jajaran asisten Pemkot Padang, serta pimpinan OPD dan camat dari 11 kecamatan di Kota Padang.