Ranah

Polda Jambi Gelar Job Fair, Wamenaker Apresiasi Langkah Preventif Atasi Pengangguran

44
×

Polda Jambi Gelar Job Fair, Wamenaker Apresiasi Langkah Preventif Atasi Pengangguran

Sebarkan artikel ini

Jambi – Pemerintah pusat memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Polda Jambi dalam menginisiasi Bhayangkara Presisi Job Fair dan Bazaar UMKM. Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, menilai keterlibatan kepolisian dalam memfasilitasi pertemuan antara pencari kerja dan pelaku usaha merupakan bentuk nyata penegakan hukum dalam dimensi sosial yang paling mulia, yakni upaya preventif untuk mencegah ketimpangan ekonomi.

Saat membuka kegiatan tersebut di Kota Jambi, Senin (22/6/2026), Afriansyah menekankan bahwa penanggulangan pengangguran menuntut kolaborasi lintas sektor, bukan sekadar tanggung jawab kementerian atau dinas terkait. Baginya, inisiatif kepolisian ini menjadi bukti nyata pengabdian kepada masyarakat atau Rastra Sewakotama.

“Ketika institusi kepolisian membuka ruang selebar-lebarnya untuk memfasilitasi pertemuan antara penyedia dan pencari kerja, ini adalah langkah preventif terbaik. Ini bentuk penegakan hukum dalam dimensi paling mulia, yaitu mencegah ketimpangan sosial,” ujar Afriansyah.

Dalam kesempatan yang sama, ia turut menepis stigma negatif yang sering melekat pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Afriansyah menegaskan bahwa UMKM bukanlah sekadar alternatif bagi mereka yang gagal menembus korporasi besar, melainkan inkubator karier yang membutuhkan kreativitas serta kemampuan adaptasi tinggi.

“Masa depan ekonomi kita tidak hanya digantungkan pada segelintir perusahaan besar, melainkan pada jutaan UMKM yang bergerak lincah di akar rumput. Kepada generasi muda, jika pintu korporasi besar belum terbuka, tengoklah kanan-kiri Anda. Ada banyak UMKM berkembang yang butuh pikiran segar dan keahlian digital Anda,” ajaknya.

Afriansyah berharap ajang ini mampu menjadi motor penggerak baru dalam memperluas kesempatan kerja di Provinsi Jambi. Ia pun menitipkan pesan kepada para pelaku Dunia Usaha dan Industri (DUDI) agar menjalankan proses rekrutmen secara inklusif dan transparan. Sementara bagi para pencari kerja, ia memotivasi mereka untuk tampil percaya diri dengan menunjukkan kompetensi serta etos kerja yang mumpuni.

Penguatan ekonomi keluarga melalui ajang ini dinilai sebagai kunci krusial dalam menjaga stabilitas nasional. Kegiatan yang diselenggarakan bertepatan dengan rangkaian Hari Bhayangkara ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi penyerapan tenaga kerja lokal.