Ranah

Wamenaker Perkuat SKKNI untuk Sertifikasi SDM Maritim

122
×

Wamenaker Perkuat SKKNI untuk Sertifikasi SDM Maritim

Sebarkan artikel ini
wamenaker-tegaskan-skkni-perkuat-sertifikasi-sdm-maritim-tni-al
Wamenaker Tegaskan SKKNI Perkuat Sertifikasi SDM Maritim TNI AL

Jakarta – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) menjadi rujukan penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk di bidang pertahanan dan keamanan maritim.

Ia juga menilai sertifikasi kompetensi merupakan instrumen strategis untuk memastikan tenaga kerja memiliki kemampuan yang terukur, profesional, dan sesuai kebutuhan organisasi modern.

Penegasan itu disampaikan Afriansyah saat menghadiri Penyaksian Awal Uji Kompetensi (witness) dan Penguatan Sistem Sertifikasi Kompetensi TNI Angkatan Laut di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Afriansyah menekankan, sertifikasi kompetensi bukan sekadar urusan administratif, melainkan bagian dari sistem penjaminan mutu nasional.

“Sertifikasi kompetensi bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari sistem penjaminan mutu nasional untuk memastikan setiap personel memiliki kapasitas yang terukur, profesional, adaptif, dan memenuhi standar kebutuhan organisasi modern,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan kualitas sertifikasi menjadi langkah penting untuk menyiapkan SDM maritim yang andal di tengah dinamika geopolitik global dan pesatnya perkembangan teknologi.

Kondisi tersebut menuntut personel TNI Angkatan Laut memiliki kompetensi yang relevan, disiplin tinggi, serta kesiapan menghadapi tantangan baru.

Afriansyah juga mengingatkan bahwa status Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia membuat wilayah maritim memiliki nilai strategis, baik untuk pertahanan negara maupun aktivitas ekonomi dan perdagangan internasional.

“Wilayah maritim Indonesia merupakan ruang vital yang harus dijaga bersama. Karena itu dibutuhkan sistem pertahanan maritim yang kuat, modern, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Afriansyah mengapresiasi kolaborasi TNI Angkatan Laut bersama Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TNI AL dalam memperkuat sistem sertifikasi berbasis standar profesi.

Ia menilai sinergi pemerintah, dunia pendidikan, industri, dan lembaga sertifikasi penting untuk melahirkan SDM yang mampu bersaing secara global.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi langkah konkret dalam menyiapkan SDM unggul menuju visi Indonesia Emas,” pungkasnya.