Wisata

Titin Gigih Pertahankan Resep Warisan Kuliner Lompong Sagu di Padang

91
×

Titin Gigih Pertahankan Resep Warisan Kuliner Lompong Sagu di Padang

Sebarkan artikel ini

Pemilik usaha, Titin Agustina, mendedikasikan diri untuk merawat warisan resep keluarga yang diturunkan langsung oleh mendiang mertuanya.

Lompong Sagu dan Palai Bada milik Titin Agustina tetap bertahan dan menjadi pilihan masyarakat. Berlokasi di Jalan Muhammad Hatta, Pasar Ambacang, RT 01 RW 01, Kecamatan Kuranji. Foto : Istimewa
Lompong Sagu dan Palai Bada milik Titin Agustina tetap bertahan dan menjadi pilihan masyarakat. Berlokasi di Jalan Muhammad Hatta, Pasar Ambacang, RT 01 RW 01, Kecamatan Kuranji. Foto : Istimewa

Padang – Kuliner tradisional Lompong Sagu dan Palai Bada di Kota Padang tetap kokoh bertahan di tengah gempuran tren makanan modern yang semakin masif.

Sentra kuliner yang berlokasi di Jalan Muhammad Hatta, Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji ini telah konsisten melayani pelanggan sejak tahun 2000.

Pemilik usaha, Titin Agustina, mendedikasikan diri untuk merawat warisan resep keluarga yang diturunkan langsung oleh mendiang mertuanya.

“Saya melanjutkan usaha dari mertua saya. Usaha Lompong Sagu dan Palai Bada ini sudah cukup lama kami jalankan, dari tahun 2000 sampai sekarang,” ungkap Titin saat ditemui di lokasi usahanya dikutip dari Diskominfo Padang, Selasa (23/6/2026).

Titin menetapkan strategi utama berupa komitmen kuat dalam menjaga cita rasa autentik agar tetap relevan di tengah ketatnya persaingan pasar.

Baginya, loyalitas pelanggan merupakan buah dari konsistensi kualitas yang mampu menghadirkan nostalgia rasa khas Minangkabau.

“Saya tetap mempertahankan dan menjaga resep yang sudah paten dari mertua saya. Meskipun banyak jajanan kekinian di luar sana, jualan kami tetap dicari orang karena rasanya yang khas,” tegasnya.

Selain fokus pada kualitas produk, Titin juga aktif berkolaborasi dalam ekosistem bisnis lokal melalui kelompok UKM Pasar Ambacang.

Kelompok usaha tersebut berada di bawah naungan Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang yang memberikan pembinaan strategis bagi pelaku usaha kecil.

Dukungan pemerintah daerah dinilai menjadi modal krusial bagi pengembangan bisnis di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Popularitas kuliner tradisional ini telah menjangkau berbagai kalangan, mulai dari warga lokal hingga para perantau yang menjadikannya menu wajib saat pulang ke kampung halaman.

Titin secara terbuka mengajak masyarakat luas untuk turut menjaga keberlangsungan kuliner tradisional agar tidak tergerus zaman.

“Untuk saudara-saudara yang ada di sekitar Kota Padang maupun yang berada di rantau, mampirlah ke sini untuk membeli Lompong Sagu,” pungkasnya.

Ketahanan bisnis selama lebih dari dua dekade ini membuktikan bahwa cita rasa tradisional tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.