PemerintahanRanah

Pemkab Solok dan Tanah Datar Sepakati Lahan Pembangunan Batalyon TP 951

25
×

Pemkab Solok dan Tanah Datar Sepakati Lahan Pembangunan Batalyon TP 951

Sebarkan artikel ini
bupati-solok-dan-tanah-datar-sepakati-dukungan-lahan-untuk-pembangunan-batalyon-tp-951
Bupati Solok dan Tanah Datar Sepakati Dukungan Lahan untuk Pembangunan Batalyon TP 951

Arosuka – Pemerintah Kabupaten Solok dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar resmi mencapai kesepakatan krusial terkait penyediaan lahan untuk pembangunan Batalyon TP 951.

Komitmen strategis ini lahir dari pertemuan intensif antara Bupati Solok Jon Firman Pandu dan Bupati Tanah Datar Eka Putra di rumah dinas bupati pada Minggu (28/6/2026).

Kedua wilayah sepakat mengalokasikan total lahan seluas 30 hektare yang membentang di Nagari Bukit Kanduang, Kabupaten Solok, serta Nagari Simawang, Kabupaten Tanah Datar.

Jon Firman Pandu menyatakan bahwa sinergi ini merepresentasikan dedikasi nyata kedua daerah dalam mendukung agenda pertahanan nasional.

Dialog lintas wilayah menjadi instrumen utama dalam menuntaskan berbagai tantangan kewilayahan yang sempat muncul.

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap merasa aman dan nyaman melalui koordinasi yang solid dan penyelesaian persoalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Jon Firman Pandu.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai langkah konkret dalam merawat stabilitas serta keharmonisan antarwilayah.

Eka mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh disinformasi yang belum terverifikasi.

Pemerintah daerah berkomitmen mengawal setiap tahapan pembangunan melalui koordinasi berkelanjutan dengan pemerintah pusat.

Tim gabungan dijadwalkan segera melakukan peninjauan lapangan pada 30 Juni 2026 mendatang untuk memastikan kesiapan teknis lahan.

Inspeksi tersebut menjadi krusial untuk menjamin bahwa lokasi yang disiapkan telah memenuhi spesifikasi standar pembangunan batalyon.

Proyek ini diproyeksikan tidak hanya memperkuat aspek pertahanan daerah, tetapi juga memicu pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Solok dan Tanah Datar.

Seluruh jajaran pejabat daerah dan tim percepatan perbatasan sepakat untuk terus menjaga situasi tetap kondusif selama proses pembangunan berlangsung.