Cupertino – John Ternus resmi menahkodai Apple sebagai CEO baru menggantikan Tim Cook yang telah memimpin selama 15 tahun terakhir.
Pergantian pucuk pimpinan ini merupakan hasil dari strategi suksesi jangka panjang yang telah disepakati secara bulat oleh jajaran dewan direksi.
Tim Cook kini menempati posisi baru sebagai ketua eksekutif di raksasa teknologi tersebut.
Ternus langsung dihadapkan pada ujian berat hanya delapan hari setelah masa jabatannya dimulai.
Ia dijadwalkan memimpin panggung utama dalam peluncuran produk perdana di bawah kendali kepemimpinannya.
Spekulasi kencang berhembus bahwa Apple akan memperkenalkan ponsel lipat pertamanya pada ajang tersebut.
Perangkat premium ini dikabarkan mengusung layar 5,5 inci saat terlipat dan mampu membentang hingga 7,8 inci saat dibuka.
Inovasi ini menjadi sinyal kuat kesiapan Apple terjun ke pasar ponsel lipat setelah sekian lama memantau pergerakan kompetitor.
Publik kini menyoroti kemampuan Apple dalam mengubah ponsel lipat menjadi produk arus utama di tengah lesunya pengiriman ponsel pintar global.
Peluncuran ini diprediksi menjadi momen krusial bagi divisi perangkat keras Apple sejak debut Vision Pro.
Agenda yang dijadwalkan pada 9 September mendatang juga akan menampilkan jajaran iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Ternus memikul tanggung jawab besar untuk membuktikan bahwa Apple tetap menjadi pionir inovasi di mata konsumen.
Selain sektor perangkat keras, ia dituntut segera mengakselerasi ketertinggalan perusahaan dalam perlombaan kecerdasan buatan atau AI generatif.
Saat ini, Apple masih bergulat dengan kendala pengembangan Siri yang tertinggal dari kemajuan pesat Google, OpenAI, dan Microsoft.
Ajang peluncuran mendatang akan menjadi tolok ukur awal arah kebijakan strategis Apple di bawah komando kepemimpinan baru.






