Jakarta – Ajang lari lintas alam bergengsi Minang Geopark Run siap menantang para pelari pada 1 November 2026 mendatang.
Kompetisi ini menjadi seri kedua dari rangkaian Geopark Run Series 2026-2027 yang memadukan olahraga dengan pariwisata.
Founder Geopark Run, Yv Tri Saputra, mengonfirmasi bahwa agenda ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan Ijen Geopark Run di Jawa Timur pada 23 Agustus lalu.
“Setelah seri pertama dari Geopark Run Series di Ijen Geopark Run, akan dilanjutkan seri kedua pada 1 November 2026 di Minang Geopark Run, kemudian 17 Januari 2027 di Ciletuh Geopark Run, dan terakhir sebagai penutup rangkaian series pada 18 April 2027 di Belitong Geopark Run,” ujar Yv, Kamis (27/8/2026).
Kesuksesan seri pembuka di Ijen sebelumnya berhasil menarik minat 839 peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara.
Para pelari saat itu menaklukkan rute 5K, 10K, dan 21K sembari menikmati keindahan lanskap geologi di Banyuwangi serta Bondowoso.
Tingginya antusiasme pada seri perdana tersebut menjadi modal utama untuk mendongkrak partisipasi di Ranah Minang.
Penyelenggara menargetkan ajang ini mampu mempromosikan kekayaan geologi sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata.
Seluruh rangkaian kegiatan ini mengusung misi besar dengan tagline “Memuliakan Bumi dan Mensejahterakan Masyarakat”.
Yv bertekad mencetak para pelari menjadi “Orang Tertular Geopark” atau OTG.
Para OTG diharapkan mampu menjadi duta aktif dalam mempromosikan destinasi wisata di setiap lokasi penyelenggaraan Geopark Run Series.






