BeritaPemerintahanRanah

Pemprov Sumbar Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem

48
×

Pemprov Sumbar Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem

Sebarkan artikel ini
pemprov-sumbar-imbau-masyarakat-waspadai-potensi-hujan-lebat-11-13-september
Pemprov Sumbar Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Hujan Lebat 11-13 September

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menetapkan status siaga dan waspada terhadap ancaman cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada 11 hingga 13 September 2026.

Dinamika atmosfer yang dipicu oleh Gelombang Rossby Equatorial, konvergensi, serta belokan angin menjadi pemicu utama pertumbuhan awan hujan intensif di wilayah tersebut.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan, mengungkapkan bahwa anomali suhu muka laut positif di perairan barat Sumatera Barat turut memperparah potensi curah hujan tinggi.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, menginstruksikan masyarakat di zona rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan dini terhadap ancaman banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.

Pemerintah daerah menekankan pentingnya kemampuan penyelamatan mandiri bagi warga yang bermukim di area berisiko tinggi saat hujan lebat mengguyur dalam durasi panjang.

Seluruh jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tingkat kabupaten dan kota kini telah diperintahkan untuk memperketat pemantauan serta memperkuat koordinasi lapangan.

Arry menegaskan agar warga segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman jika mendapati tanda-tanda pergerakan tanah atau kenaikan debit sungai secara drastis.

Sebanyak sembilan wilayah ditetapkan dalam status Siaga, yakni Kota Padang, Kota Pariaman, Padang Pariaman, Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Pesisir Selatan, dan Kabupaten Solok.

Sementara itu, status Waspada diberlakukan untuk wilayah Limapuluh Kota, Tanah Datar, Sijunjung, Dharmasraya, serta Solok Selatan.

Masyarakat diminta untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG sebelum memutuskan untuk beraktivitas di luar ruangan.